Songong! Niat Jabat Tangan Fabio Wardley Di tolak Mentah Mentah oleh Daniel Dubois

Dubois tolak jabat tangan wardley

Pertemuan perdana antara Fabio Wardley dan Daniel Dubois di London seharus nya menjadi seremoni peluncuran laga justru menjelma ajang saling sindir yang menyulut emosi.

Mereka di jadwalkan bertemu 9 Mei 2026 di Manchester dalam perebutan gelar WBO kelas berat sabuk yang kini berada di pinggang Wardley setelah Oleksandr Usyk memilih melepas nya.

Namun yang paling membekas dari konferensi pers itu bukan sabuk nya tapi Dubois menolak uluran tangan Wardley, Dubois hanya nyengir sinis dengan gestur seolah berkata ga penting itu, wardley menghadap ke kamera sambil bilang wooow.

Banyak juara baru biasa nya memilih lawan yang relatif aman untuk pertahanan pertama.

Terlebih Wardley bukan produk sistem amatir elite, dia datang dan membangun karir nya dari bawah, bisa saja dia mencari laga yang lebih ringan untuk memperkuat status nya tapi justru menunjuk Dubois.

Bagi nya kemenangan atas nama sebesar Dubois akan memberi legitimasi instan.

Wardley ingin di kenang sebagai petarung yang mengejar resiko bukan menghindari nya.

“kalau ingin di hormati, kalahkan orang yang punya reputasi.. kata nya”

Di sisi lai Dubois datang dengan cerita berliku, dia pernah terpeleset di panggung besar kalah dari Joe Joyce dan dua kali dari Usyk, dalam kekalahan itu kritik yang muncul tidak hanya teknik melainkan mentalitas.

Istilah menyerah sempat menempel pada nama nya sesuatu yang sulit di hapus di divisi paling glamor dalam tinju.

Kelas berat selalu kejam pada kelemahan apalagi jika menyangkut daya juang.

Namun Dubois berkata bahwa pengalaman pahit tersebut justru membentuk diri nya, dia tak lagi mencari laga pemanasan tapi langsung lompat ke pertarungan beresiko tinggi.

Secara psikologis ini ada dua kemungkinan, dia telah berevolusi atau mencoba membuktikan sesuatu terlalu cepat.

Suasana konferensi sebenar nya masih terkendali sampai kubu Wardley menyinggung soal pelatih, dubois sempat berpisah lalu kembali bekerja sama dengan Don Charles setelah kekalahan dari Usyk.

Wardley memanfaatkan itu untuk menyerang kepercayaan diri lawan nya.

Bahkan secara terbuka mempertanyakan reaksi Dubois saat tekanan memuncak di ring, jelas ini bukan hanya trash talk namun serangan langsung ke reputasi.

Dubois yang biasa nya kalem terlihat tersulut, Jawaban nya tegas dan emosional dia berjanji menjadi orang pertama yang merusak rekor tak terkalahkan Wardley.

Analisis: Adu Mental Lebih Penting dari Adu Pukulan.

Sekilas duel ini cukup seimbang, Wardley punya momentum sebagai juara baru, Dubois punya pengalaman bertarung di panggung tertinggi dan kekuatan pukulan yang tak perlu di ragukan.

Namun faktor penentu mungkin bukan jab atau uppercut yang akan di uji adalah ketahanan mental.

Wardley bercerita bahwa ketika keadaan menjadi sulit dubois mundur, jika Dubois terpancing dan bertarung terlalu emosional dia bisa masuk ke perangkap.

Namun jika tampil disiplin dan membungkam kritik dengan performa solid, persepsi publik bisa berubah total.

Sebalik nya Wardley juga membawa tekanan tersendiri, dia kini menyandang sabuk dunia Status itu datang bukan melalui kemenangan langsung atas juara aktif tetapi karena sabuk di lepas, sebagian publik masih menunggu pembuktian.

Kemenangan atas Dubois akan menghapus keraguan tersebut namun jika kalah bisa memunculkan anggapan bahwa dia naik terlalu cepat.

Menurut saya, laga ini tidak hanya pertahanan gelar atau upaya bangkit tapi tentang identitas.

Wardley ingin di kenal sebagai petarung yang berani menantang siapa pun, semetara dubois ingin mengubur label lama yang menghantui nya.

Penolakan jabat tangan itu memperlihatkan bahwa tekanan sudah mulai bekerja.

Dubois tanpak terganggu oleh cerita yang di bangun Wardley, tapi kadang gangguan itulah yang memicu performa terbaik seorang petarung.

Di kelas berat satu kesalahan kecil bisa berujung KO dan dengan emosi yang mulai memuncak sejak konferensi pers, kemungkinan laga ini berakhir sebelum bel terakhir terdengar cukup besar.

Yang pasti setelah insiden tersebut pertarungan ini tidak lagi seperti kewajiban promosi ini sudah berubah menjadi pembuktian harga diri.

#DanielDubois #Fabiowardley #kelasberat

2 komentar untuk “Songong! Niat Jabat Tangan Fabio Wardley Di tolak Mentah Mentah oleh Daniel Dubois”

  1. Pingback: Prediksi chris eubank jr vs conor benn 2

  2. Pingback: Prediksi Pacquiao vs Mayweather Jilid 2: Siapa Yang Unggul?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top