Conor Benn kembali ke panggung besar dan kali ini nilai nya tidak main main, duel nya melawan Regis Prograis pada 11 April 2026 di Tottenham Hotspur Stadium di sebut berada dalam kesepakatan satu pertarungan bernilai $15 juta di bawah bendera Zuffa.
Pertarungan ini akan menjadi bagian dari kartu yang dipimpin oleh Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov serta di siarkan global melalui Netflix.
Namun sorotan bukan hanya pada lampu stadion tapi fokus nya adalah apakah lawan yang di pilih dan harga yang di bayar benar sepadan?
Baca juga:
Conor Benn bukan orang asing bagi Tottenham Hotspur Stadium, dia pernah mencuri perhatian di sana dalam duel panas melawan Chris Eubank Jr.
Kini kembali sebagai petarung yang membawa ekspektasi tinggi dan kontrak gila.
Benn di kenal dengan gaya agresif, keberanian bertukar pukulan dan suka memancing perang terbuka, di hadapan publik Inggris gaya seperti itu selalu mendapat sambutan meriah.
Baca juga:
Tapi kali ini lawan nya bukan petinju yang naik kelas demi uang, dia menghadapi mantan juara dunia dengan pengalaman tempur yang ganas
Regis Prograis adalah mantan juara kelas 140 pound yang kini bertarung di atas bobot gelar nya terdahulu.
Southpaw bertubuh sexy ini di kenal dengan counter tajam dan kekuatan di kedua tangan, dia bukan tipe yang mudah di tekan tanpa balasan.
Baca juga:
Prograis membawa pengalaman panggung besar dan mentalitas yang tak mudah down secara mental, dia juga bilang bahwa Benn tidak akan menghadapi lawan yang terkuras berat badan, Arti nya dia datang dalam kondisi penuh bukan pengisi slot.
Yang membuat laga ini berbeda adalah finansial nya, kesepakatan satu pertarungan dengan nilai sekitar $15 juta untuk debut di bawah payung promotor baru adalah taruhan berani.
Jika Benn tampil dominan angka itu terlihat sebagai investasi strategis untuk mengangkat profil nya secara global.
Baca juga:
Namun bila pertarungan berjalan ketat atau lebih buruk lagi berakhir tidak sesuai rencana maka label perkenalan mahal akan menempel pada nya.
Di olahraga ini momentum adalah mata uang kedua setelah uang itu sendiri, satu malam bisa mengerek reputasi satu malam juga bisa mengikis nya.
ini kesempatan buat Benn untuk memperluas nama di luar basis penggemar domestik, sedangkan Prograis ini peluang mengingatkan dunia bahwa dia masih bisa bersaing di level elite.
Baca juga:
Pandanan saya melihat ini sebagai langkah berani dari Conor Benn, mengambil lawan mantan juara dunia seperti Regis Prograis dalam kesepakatan satu laga bernilai besar bukan keputusan yang receh.
Ini bukan duel pemanasan atau hanya menjaga rekor, kalau Benn memang ingin di posisikan sebagai bintang global maka kemenangan atas nama berpengalaman seperti Prograis adalah cara yang tepat.
Tapi tekanan nya berlipat ganda, ekspektasi publik dan angka kontrak membuat standar penilaian nya jauh lebih tinggi dari biasa nya.
Saya sendiri juga merasa banyak orang meremehkan faktor pengalaman Prograis, dia mungkin bukan juara aktif saat ini tetapi kualitas nya belum hilang begitu saja.
Gaya kidal nya, ketenangan dan kemampuan counter bisa menjadi ujian serius bagi Benn yang agresif, jika Benn terlalu nafsu mengejar momen besar dia bisa masuk ke perangkap kemungkinan akan nyungsep di pinggir tali.
#Conorbenn #Regisprograis










Pingback: Profil Alan Picasso Top Prospek Dari Mexico
Pingback: Hasil Tinju Dunia 28 September 2025
Pingback: WBC semakin kacau: Verhoeven Tantang Usyk Tanpa Ranking
Pingback: Hasil Tinju Hari ini 28 Februari 2026 Di Airlington Texas
Pingback: Profil lengkap Julius Ballo 2025