Bruce Shu Shu Carrington tidak hanya menang tapi di uji di guncang lalu di nobatkan.
Carrington memang keluar ring dengan sabuk WBC kelas bulu. Tapi yang dia bawa pulang jauh lebih berharga yaitu pengalaman pertama menghadapi bahaya nyata sebagai petinju profesional.
Selama ini Carrington di kenal terlalu rapi bahkan banyak yang menyebut nya calon juara yang aman, Tapi Carlos Castro datang bukan untuk jadi korban latihan tapi untuk merusak malam dan nyaris berhasil.
Di ronde awal Castro memang bergerak maju, tapi terlihat seperti orang yang selalu terlambat lalu di sambut uppercut pendek Carrington yang mulai masuk.
Tapi Carrington melakukan satu kesalahan kecil di ronde ke 4, dia menunduk ke arah yang salah dan Carlos Castro melepaskan overhand kanan penuh niat.
Pukulan itu tidak menjatuhkan Carrington. Tapi tubuh nya goyang dombret, ekspresi nya berubah untuk pertama kali dalam karir profesional nya.
Di momen seperti inilah biasa nya banyak petinju muda gagal bangkit.
Namun carrington tidak seperti yang orang kira, dia tidak membalas membabi buta hanya, melepaskan counter kecil memberi jeda castro agar tidak semakin menyerang lebih brutal.
Baca juga:
Bagi saya pribadi, ronde ke 4 ini lebih penting dari KO di ronde ke 9. Karena di sinilah kita tahu Carrington bukan hanya petinju berbakat tapi petinju yang bisa berfikir di bawah hentakan pukulan.
Masalah bagi Carlos Castro adalah ini…dia berhasil melukai Carrington, tapi tidak memaksa nya membayar penuh malah kembali main santai.
Castro sempat melanjutkan momentum di ronde ke 5 dan ke 6, pukulan kanan nya masih masuk dan hook kiri pendek nya beberapa kali menemukan sasaran.
Tapi Carrington perlahan mulai menarik pukulan, membalas dengan pull counter dan mengembalikan pertarungan ke jarak yang dia inginkan.
Ronde ke 7 Carrington kembali jadi diri sendiri bahkan versi yang lebih berbahaya.
Kecepatan nya kembali, tming tajam juga Kombinasi nya mulai memaksa Castro bertahan.
KO di ronde ke 9 bukan hasil satu pukulan ajaib tapi kumulasi berlapis, Counter kanan mendarat Castro sempoyongan dan di ikuti dua pukulan berikut nya memastikan tidak ada kebangkitan.
Castro jatuh dengan hidung mengelurkan darah, wasit melambaikan tangan karena castro tak segera beranjak bangkit.
Madison Square Garden seperti ombak bergelombang..Carrington berteriak sabuk WBC akhir nya melingkar di pinggang nya.
Penulis senang Carrington sempat di sakiti di laga ini, kenapa??? Karena juara sejati tidak di bentuk oleh ronde akhir. Carrington kini tahu rasa nya di pukul keras dan tahu bahwa diri nya bisa keluar dari situ.
Itu adalah bekal yang tidak bisa di latih di gym atau pelatih ternama sekalipun
Kalau Carrington menang mudah 12 ronde tanpa goresan, orang tetap akan ragu dengan kata ya gitu gitu aja menang nya.
Ke Mana Arah Carrington Selanjut nya?
Sebagai juara WBC kelas bulu nama besar akan mulai melirik. Gaya rapi saja tidak akan cukup, tapi setelah melihat bagaimana dia bangkit dari krisis melawan Castro dia tidak akan lagi di pandang remeh.
#Brucecarrington #Carloscastro










Pingback: Damazion Vanhouter Mengamuk di Zuffa Boxing 2 | TKO Ronde 3
Pingback: Valenzuela Kuasai Torres Meski Berdarah di Ring