Hasil Tinju Wanita, Amanda Serrano menang, Stephani Han Hentikan Holly Holm

Amanda serrano menang atas tellez

Benturan kepala yang tidak di sengaja sering kali menjadi momen paling antiklimaks dalam tinju. Tidak ada sorakan hanya keputusan medis yang dingin.

Sabtu malam di Coliseo Roberto Clemente San Juan, momen seperti itulah yang menutup perjalanan Holly Holm di ring profesional dengan kenyataan yang tak bisa di tawar.

Stephanie Han masih berdiri di sudut ring ketika dokter menghentikan laga pada ronde ketujuh.

Luka di atas mata kanan sang juara dunia membuat pertandingan tak bisa di lanjutkan. Keputusan mutlak teknis pun di umumkan Han tetap juara dunia kelas ringan WBA.

Sejak ronde kedua, Han memperlihatkan kontrol penuh. dia tidak bertarung untuk menyenangkan penonton, melainkan untuk menang bersih.

Volume pukulan nya tinggi, tetapi tidak sembrono. Counter tangan kanan menjadi senjata utama memotong setiap upaya Holm untuk masuk ke jarak serang.

Statistik memperjelas gambaran tersebut. Han unggul telak 87-29 dalam pukulan mendarat. Angka itu tidak cuma dominasi, melainkan cerminan kelas antara petinju aktif yang masih berada di puncak dengan mantan yang mencoba menyesuaikan diri.

Holly Holm 44 tahun, datang dengan nama besar. Mantan juara dunia tiga divisi tinju, legenda MMA juga sosok yang mengukir sejarah lewat KO sensasional atas Ronda Rousey pada 2015.

Namun ring tidak mengenal nostalgia. Kecepatan Han membuat Holm terjebak bertahan, sesekali melepaskan tangan kiri, lalu kembali mundur.

keberanian kembali ke ring setelah lebih dari satu dekade absen bukan jaminan relevansi di level elit. dia tidak di permalukan, tetapi juga tidak mengancam.

Dengan rekor 12-0, Han menuntaskan pertahanan gelar kedua nya. Di kelas ringan yang semakin padat, dia bukan lagi juara sementara, tapi penjaga gerbang yang serius.

Setelah laga tersebut, suasana di arena perlahan berubah. Ketegangan co main event memberi jalan pada cerita yang lebih emosional dan jauh lebih besar secara historis.

Ketika Serrano melangkah menuju ring, San Juan tidak hanya menyambut seorang juara dunia. Mereka menyambut Anak kandung Puerto Rico yang telah menaklukkan tujuh divisi, melewati lintas generasi, lintas promotor dan era tinju wanita.

Reina Tellez menjadi lawan pengganti dadakan. dia menerima pertarungan ini hanya 15 hari sebelum nya setelah Erika Cruz di coret akibat temuan bermasalah dalam tes doping.

Usia nya baru 22 tahun, pengalaman nya terbatas, dan dia naik kelas menghadapi salah satu petinju wanita terbaik sepanjang masa.

Secara teori, ini seharus nya laga satu arah.

memang dari bel pertama, perbedaan sangat terlihat jelas. Serrano maju tanpa ragu, menekan dengan kombinasi cepat tapi tellez tidak runtuh.

dia menerima tekanan, menyerap pukulan, tetap berdiri. Bahkan melalui benturan kepala yang tidak di sengaja, dia menyebabkan pembengkakan di bawah mata kanan Serrano. Sebuah insiden kecil tetapi cukup untuk mengubah alur nya laga.

Serrano yang di kenal ganas mulai sedikit menahan diri di ronde ronde tengah.

Bukan karena ragu, tetapi karena cerdas. Sudut ring bekerja cepat mencegah mata itu menutup sementara Serrano menyesuaikan dalam sudut serangan.

Ronde ke lima menjadi perubahan. Serrano mulai mengincar tubuh. Pukulan ke badan dil ancarkan berulang kali, menggerus stamina Tellez secara perlahan. Tidak ada satu pukulan pamungkas, yang ada adalah tekanan tanpa henti.

Menjelang ronde terakhir, Serrano unggul jauh di kartu skor.

Dua juri menilai 97-93, satu juri bahkan memberi 98-92. Namun dia tidak bermain aman Serrano justru memburu KO menghujani Tellez dengan kombinasi ke body dan kepala, mencoba menutup malam itu secara spektakuler tapi tellez kembali menolak menyerah.

Bel akhir berbunyi dia masih berdiri. Bukan sebagai pemenang, tetapi sebagai petarung yang lolos dari malam terberat dalam hidup nya.

Dengan performa itu, Tellez tidak hanya menghindari menjadi korban KO ke 31 Serrano, dia juga mengamankan masa depan di bawah naungan Most Valuable Promotions.

Wawancara serrano setelah laga dia bilang…

..Rasa nya luar biasa bertarung di Puerto Rico, Tapi rasa nya jauh lebih baik bisa kembali ke kelas 126 pon tutup serrano.

Di usia 37 tahun, Serrano tidak lagi berbicara soal satu nama. tapi soal lanskap. Soal juara juara baru seperti Tiara Brown dan Nina Meinke. Soal kemungkinan unifikasi lanjutan.

dia tidak memanggil siapa pun dan tidak menantang.

#Hasiltinjudunia #Amandaserrano #Stephanihan

3 komentar untuk “Hasil Tinju Wanita, Amanda Serrano menang, Stephani Han Hentikan Holly Holm”

  1. Pingback: Anthony joshua Hadiri Pemakaman ke Dua sahabat nya

  2. Pingback: Tyson Fury Semangat ingin Bertarung Lagi Di Usia 37 Tahun

  3. Pingback: O'neil Bell vs Mormeck, 20 tahun Duel Legendaris Penjelajah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top