Diego Pacheco memang di favoritkan melanjutkan langkah nya menuju perebutan gelar juara dunia, rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan, di tambah status nya sebagai salah satu prospek terbaik di divisi 168 pon membuat banyak pihak meyakini petinju asal Amerika Serikat itu akan kembali mengangkat tangan pada duel akhir pekan ini melawan Immanuwel Aleem.
Di acara konferensi pers jelang pertarungan, Aleem hadir bak petugas forensik dengan pakaian pelindung putih dan sarung tangan karet seperti dia datang untuk mengurus mayat usai pertarungan Sabtu malam.
“Saya berpakaian untuk sebuah kesempatan, akan ada tubuh yang tumbang pada Sabtu malam dan saya datang untuk mendapatkan nya,” ujar Aleem.
Penjelasan itu memberikan tanda bahwa dia datang tidak untuk menjadi anak tangga bagi Diego Pacheco tetapi akan menjadi orang yang pertama untuk menggagalkan cita cita calon bintang baru tinju itu.
Aleem mengaku sudah memahami besar nya arti pertarungan dan akan membuktikan lagi bila kekalahan angka melawan Lester Martinez hanyalah sedikit kesalahan yang bisa di perbaiki.
“Saya petinju sungguhan, sudah berada di olahraga ini sejak usia 12 tahun, saya mempelajari tinju dan tahu apa yang di pertaruhkan, ini hanya soal dua pasang tangan yang saling berhadapan dan saya tahu apa yang bisa di lakukan tangan saya,”
Immanuwel Aleem sama sekali tidak melihat lawan nya orang yang tak bisa di kalahkan, duel nanti akan sangat berbeda bila wasit membiarkan nya bertukar pukulan tanpa terlalu banyak interupsi, selama ini Pacheco terlalu sering mengandalkan clinch atau memeluk lawan ketika pertarungan mulai berjalan ketat, dia melihat rekaman saat di jatuhkan oleh Kevin Lele Sadjo dan ada kelemahan yang bisa di manfaatkan nya.
“Saya tahu dia tidak akan bisa memeluk saya sepanjang malam, dia sering melakukan itu tiga atau empat kali dalam setiap ronde, saya harap wasit memperhatikan hal itu sehingga pertarungan ini tidak berubah menjadi ajang saling berpelukan, kami ingin bertukar pukulan total tanpa henti sampai ada yang tumbang, tegas Aleem”.
Ini menjadi salah satu komentar paling tajam sepanjang konferensi pers, Aleem seolah tidak mau membuang waktu saling mundur dan menghindar tapi siap bertarung terbuka sejak bel pertama di bunyikan.
Dia juga cuek meski harus menghadapi petinju yang memiliki keunggulan tinggi, jangkauan juga saya pukul seperti Pacheco karena sudah pernah menghadapi lawan yang lebih besar dan itu bukanlah pengalaman baru.
“Sepanjang karir saya, hampir sembilan dari sepuluh lawan memiliki postur lebih tinggi, jadi ini bukan sesuatu yang baru hanya hari biasa di sasana tinju, saya pernah melewati situasi seperti ini sebelum nya, mereka selalu mendorong petinju muda yang belum terkalahkan untuk naik ke level, sekarang giliran Diego Pacheco, beda nya saya tidak datang untuk membantu perjalanan nya tapi untuk menghentikannya,”.
Diego Pacheco tidak merespons dengan emosi berlebihan, petinju berusia 25 tahun itu menunjukkan persiapan yang telah di jalani nya selama beberapa bulan terakhir dan mengungkapkan bahwa pemusatan latihan kali ini menjadi salah satu yang terbaik selama ini.
Kehadiran pelatih legendaris Buddy McGirt kata nya membawa banyak perubahan positif tanpa menghilangkan gaya bertarung nya.
“Ini mungkin salah satu training camp terbaik yang pernah saya jalani, kami sudah melakukan semua yang di perlukan untuk menghadapi apa pun yang akan di bawa Aleem, sekarang saya hanya ingin tampil maksimal dan mengakhiri malam itu dengan kemenangan,” ujar Pacheco.
Walaupun mengakui Aleem adalah lawan yang keras Pacheco tetap yakin kerja keras nya akan membuahkan hasil yang maksimal.
“Saya menghormati nya, dia petinju yang bagus dan saya tidak pernah meremehkan nya tapi dia juga belum pernah menghadapi petinju seperti Diego Pacheco, saya tidak pernah mengangkat kaki dari pedal gas, itulah kenapa saya bisa berada di posisi sekarang.”
Semua kerja keras itu akan di buktikan saat bel pertama, dia berharap Aleem datang membawa performa terbaik nya agar para penggemar bisa menyaksikan pertarungan yang layak di kenang.
“Saya harap dia membawa semua kemampuan terbaiknya, karena saya juga akan datang dengan semua yang saya miliki, saya yakin para penggemar akan mendapatkan pertarungan yang luar biasa pada Sabtu malam,” tutup Pacheco.
Kemudian McGirt menambahkan bahwa anak asuh nya masih punya kelebihan lain yang tidak banyak tahu.
“Saya percaya sepenuh hati bahwa dunia belum melihat kemampuan terbaik Diego, dia memiliki jauh lebih banyak kemampuan dari pada yang selama ini di perlihatkan, tidak mungkin mengubah semua nya sekaligus, kami hanya menambahkan sedikit bumbu pada apa yang sudah dia miliki mempersiapkan diri untuk pertarungan yang berat.”
Baca juga:
#DiegoPacheco #ImmanuwelAleem









