Petinju kelas berat Teremoana Teremoana memperpanjang rekor KO nya setelah menghajar Bowie Tupou hanya di ronde pertama dengan brutal, pukulan uppercut di susul dengan straight kanan membuat lawan nya terkulai jatuh sambil kejang, wasit tanpa fikir panjang langsung menghentikan duel hanya di 74 detik.
Dengan hasil ini petinju 28 tahun dari brisbane memperpanjang rekor nya menjadi 11 kali semua di raih dengan KO.
Kekalahan brutal ini menjadi yang kedua kali nya bagi Tupou setelah setahun yang lalu di hajar oleh Joseph Godall di ronde ke 4.
Selesai pengumuman Teremoana di wawancara, dia berterima kasih pada penonton dan matchroom yang sudah mendukung acara malam ini, tak lupa dia juga menyampaikan respek luar biasa untuk Tupou karena sudah berani masuk ke ring padahal keinginan Teremoana adalah pemegang gelar australia namun dia tidak menyebut nama siapa yang di maksud.
“Berapa kali saya harus bilang? saya ingin gelar australia siapapun yang memegang nya saya tidak peduli, silahkan datang dan mencoba nya masuk ke ring melawan saya dan dengan senang hati saya akan menghadapi siapa saja, tegas Teremoana”.
Sementara Eddie Hearn juga menyampaikan dukungan nya untuk semua petarung australia jangan takut ambil tantangan ini agar bisa satu panggung dengan Teremoana yang dia sebut sebagai calon juara dunia masa depan.
Kata terakhir dari Teremoana dia berkata ingin terus aktif, membuktikan diri juga bangga mewakili australia dan kepulauan cook.
Baca juga:
Dari partai lain kelas ringan mempertemukan Jesse Bolt vs Faavesi Isaako yang berlangsung hanya dalam 2 ronde, petinju 21 tahun itu menekan sejak bel di bunyikan dengan kombinasi, 1 uppercut kanan nya membuat lawan nya mundur lalu membalas lewat dorongan.
Ronde ke 2 Bolt tetap beringas namun beberapa pukulan nya masih bisa di blok, tak berselang lama komobinasi kanan kiri masuk telak menerobos guard Isaako sampai terjatuh lemas di bawah kaki wasit.
Pertarungan di hentikan seketika sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Jesse Bolt menjadi 4 kali semua nya di raih KO/TKO.
Lanjut masih di ring yang sama duel sesama australia juga memberikan pemandangan yang membuat penonton berjingkrak, Jake Wyllie 25 tahun tak memberi waktu Miles Zalewski untuk memasang kuda kuda.
Teroboson pukulan bertubi tubi membuat lawan nya tersungkur di bawah tali namun segera berdiri, Zalewski mampu keluar dari situasi sulit ini sampai turun minum.
Kemudian di ronde ke 2 terjadi insiden sedikit lucu, Wyllie hampir saja terkapar ketika dia hendak mundur menghindari perang jarak dekat tiba tiba terpeleset bergoyang goyang dan momen itu di gunakan Zalewski untuk menyerang, tangan kiri nya cukup membuat lawan nya pusing dan dia merentangkan kedua tangan seolah pasti akan menang.
Tak berhenti di situ, Zalewski dengan congkak menepuk tangan nya menantang Wyllie memukul, hanya beberapa detik kemudian dia tersungkur di bawah tali akibat hook kanan yang keras.
Zalewski berdiri sedikit pincang lalu wasit memberi kesempatan lanjut, Wyllie yang melihat peluang dia segara maju dengan full power menahan lawan nya di tali menghantam dari berbagai sisi dan wasit melangkah masuk duel di hentikan.
Sedikit ada protes karena di anggap penghentian ini terlalu cepat karena Zalewski merasa masih bisa bertahan, tapi keputusan wasit ini sudah sangat tepat menjaga agar petinju tidak sampai luka parah.
Dengan hasil ini Jake Wyllie memperbaiki rekor nya menjadi 19-2-1-[17 KO], sedangkan Zalewski 12-4-[10 KO] semua kekalahan nya KO beruntun.
Di partai utama dari kategori wanita kelas bantam super antara Skye Nicolson melawan Mariah Turner yang berakhir dengan keputusan angka mutlak.
Nicolson sejak awal sudah menguasai laga lewat serangan balik yang akurat membuat hidung lawan nya mengeluarkan darah sepanjang laga tapi tidak menyerah dia berdiri mencoba membalikkan keadaan.
Di ronde ke 10 Turner di kurangi 1 poin karena menyeruduk tapi tak pengaruh duel terus di lanjut, sang juara melepas pukulan kiri andalan nya mendominasi hingga akhir.
Dengan kemenangan ini Nicolson mempertahankan WBC interim nya dengan rekor 16-1-[3 KO], setelah usai laga dia dengan tegas menantang sang juara Ellie Scotney.
“Saya ingin pertarungan super, gelar tak terbantahkan, Ellie Scotney aku selanjut nya, aku tahu kamu sudah lama di kelas 112 pon ayo lakukan satu pertarungan lagi,”
Untuk langkah selanjut nya duel Nicolson vs Scotney memang layak di tunggu karena posisi nya dia sekarang sudah menjadi penantang wajib, namun kabar yang beredar sang pemegang sabuk utama ini rencana akan naik kelas,kita tunggu kabar selanjut nya apakah Scotney menerima call out ini atau dia akan mengosongkan semua gelar nya.
Baca juga:
#Teremoana #Skyenicolson









