Jika ada satu rencana yang terus membayangi divisi kelas berat dalam beberapa tahun terakhir itu adalah duel antara Anthony Joshua dan Tyson Fury, kini fans yang sudah hampir bosan menunggu waktu yang lama akhir nya di depan mata.
Dari apa yang tersirat dalam pernyataan Eddie Hearn duel ini sudah berada di jalur yang nyata tinggal menunggu satu langkah terakhir.
Selama ini negosiasi AJ vs Fury selalu berakhir hampir terjadi lalu gagal entah karena perbedaan kontrak, jadwal atau kepentingan bisnis yang tidak sejalan, namun situasi sekarang 99% pasti perang menyusul call out Fury pada Joshua saat mengalahkan Arslanbek Makhmudov beberapa hari lalu.
Salah satu faktor yang membuat semua nya lebih real di banding sebelum nya adalah keterlibatan sosok kuat yang mulia Turki Alalshikh, dengan dukungan finansial dan visi besar dari pihak tersebut hambatan yang dulu sering menggagalkan pertarungan kini mulai terurai.
Meski kabar gembira ini sudah mulai memuncak jalan menuju pertarungan ini belum sepenuh nya bebas.
Ada satu tahapan yang tidak bisa di lewati laga comeback untuk Anthony Joshua, Hearn secara terbuka menyebut bahwa tim nya sedang menyelesaikan poin poin akhir dalam kesepakatan besar belum di tandatangani tetapi arah nya sudah sangat jelas.
Setelah melalui masa sulit dari cidera, tekanan mental saat kehilangan dua sahabat nya dan perubahan dalam tim pelatih AJ tidak akan langsung lompat ke pertarungan terbesar.
Sebalik nya dia akan lebih dulu menjalani satu pertarungan pemanasan.
Keputusan ini sempat menuai kritik bahkan dari mantan petinju seperti David Haye namun tim Joshua tetap pada pendirian nya.
Bagi mereka ini tidak melulu mencari lawan mudah lebih memastikan kondisi fisik dan mental berada di titik terbaik sebelum menghadapi Fury, jika laga comeback itu berjalan sesuai rencana maka tidak ada lagi alasan untuk menunda.
Duel ini akan berjuluk Fight of All Time, biasa nya kita sudah sangat famikiar dengan fight of the century namun untuk duel ini Hearn memilih kata yang lebih berani.
Baca juga:
Menurut nya AJ vs Fury tidak hanya pertarungan dua petinju elite tapi bentrokan dua ikon Inggris yang sama pernah berada di puncak dunia, Joshua mantan juara WBA super, IBF, WBO dan IBO lambang dari kekuatan dan kebangkitan, sedangkan Fury mantan juara WBC representasi kecerdikan, mentalitas unik dan karisma.
Ketika dua karakter sebesar ini bertemu dampak nya melampaui hasil dari pertandingan itu sendiri.
Satu lagi yang masih belum pasti adalah lokasi pertarungan, pilihan ideal tentu Inggris, stadion seperti Wembley atau bahkan Croke Park pernah masuk pembahasan sebelum nya karena dukungan publik dan nilai historis nya sulit di tandingi.
Tapi kembali lagi ke pihak pendana alias tuan takur nya, bila dia menginginkan pertarungan di gelar di timur tengah promotor pasti akan angkat koper.
Seperti yang di sampaikan Hearn dengan nada setengah bercanda pertarungan ini bisa terjadi di mana saja selama semua pihak sepakat, para pecinta tinju tak menghiraukan duel ini di mana pun lokasi nya yang penting wajib terjadi.
Tidak hanya soal lokasi distribusi siaran juga menjadi bagian dari perencanaan, saat ini DAZN masih menjadi mitra utama dalam ekosistem Matchroom dan Anthony Joshua.
Namun untuk pertarungan sebesar ini opsi lain mulai terbuka, salah satu yang di sebut adalah Netflix platform global yang dalam beberapa tahun terakhir mulai merambah konten olahraga langsung.
Jika benar terjadi ini bisa menjadi langkah revolusioner dalam cara tinju di pasarkan ke audiens global bukan lagi pay per view tradisional tetapi distribusi yang jauh lebih luas dan modern.
Yang membuat AJ vs Fury begitu di nanti bukan hanya sabuk juara atau ranking namun siapa yang akan di kenang sebagai yang terbaik dari era mereka.
Satu satu nya tersisa hanyalah waktu, bila tidak ada hambatan besar para pecinta adu jotos ini akan di manjakan dengan perang sesama inggris yang mungkin akan mengubah sejarah.
Apakah kalian sudah tidak sabar menanti??
Baca juga:
#Tysonfury #Anthonyjoshua #Eddiehearn









