Dalam sebuah wawancara terbaru Jarrel Miller melontarkan kritik keras kepada Deontay Wilder tidak hanya performa di ring tapi juga masalah pribadi, dia menuduh Wilder telah menghancurkan hubungan mereka karena urusan pribadi.
“Dia memilih wanita dari pada teman,” kata Miller.
Mungkin tdak banyak yang tahu bahwa hubungan Miller dan Wilder dulu tidak seperti sekarang, kedua nya pernah berada dalam lingkaran yang sama mereka saling mengenal pernah berbagi momen dalam sesi latihan.
Miller sendiri mengaku pernah melihat Wilder sebagai sosok yang dia hormati seperti seorang kakak sendiri tapi semua itu berubah.
Menurut Miller masalah bermula dari persoalan di luar ring, dia merasa Wilder salah memahami sesuatu yang dia sampaikan lalu memilih mempercayai pihak lain yang di sebut nya sebagai mantan pasangan Wilder dari sini hubungan mereka mulai renggang.
Pandangan Miller keputusan itu tidak salah tapi mengkhianati prinsip dasar dalam hubungan pertemanan.
Kemarahan Miller tidak berhenti di situ dia juga menyinggung perubahan karakter dalam dunia tinju modern khusus nya di divisi kelas berat.
Menurut nya tinju hari ini sudah kehilangan keras nya.
Dia mengkritik bagaimana petarung sekarang terlalu sensitif terhadap kata kata, trash talk yang dulu menjadi bagian dari budaya tinju kini di anggap sebagai sesuatu yang personal padahal itu adalah bagian dari permainan.
Miller mengingat masa di mana dua petarung bisa saling melontarkan sindiran tajam lalu menyelesaikan nya di atas ring bukan menghindar.
Karena itu dia menyebut sikap Wilder sebagai sesuatu yang tidak sesuai dengan mentalitas petarung kelas berat.
Selain soal konflik pribadi Miller juga tidak segan mengkritik performa Wilder di ring, dia menilai penampilan Wilder saat melawan Derek Chisora jauh dari kata meyakinkan bahkan menyebut nya tampil buruk, namun di balik kritik itu ada satu yang tetap dia inginkan yaitu pertarungan.
Miller secara terbuka menyatakan keinginan nya untuk menghadapi Wilder, semua kata kata yang sudah terucap seharus nya berujung perang di dalam ring.
Tapi sejauh ini Wilder beberapa kali menyatakan tidak tertarik menghadapi Miller akhir nya konflik ini semakin memanas.
Baca juga:
Di luar perseteruan dengan Wilder Miller juga berada dalam posisi penting dalam peta kelas berat saat ini, tidak lama lagi dia akan melawan Lenier Pero dalam eliminator WBA, dalam situasi seperti ini satu kemenangan bisa menjadi pesaing di level elit Miller tahu betul itu.
Dia menyadari bahwa untuk kembali masuk dalam percakapan besar harus membuktikan diri nya bukan dengan kata tapi dengan kemenangan.
25 april di Las vegas Miller akan menghadapi Pero, pertarungan ini mungkin tidak sebesar due elite tapi memiliki arti penting bagi kedua nya, ini adalah kesempatan untuk Pero menunjukkan bahwa dia layak di perhitungkan sedangkan Miller ini adalah langkah wajib.
Seperti biasa dia tidak ragu menyampaikan keyakinan nya, berulang kali bahwa dia akan memenangkan pertarungan ini dengan knockout.
Menurut nya perbedaan gaya akan menjadi faktor penentu, Pero di kenal dengan gaya Kuba yang teknis dan disiplin sementara Miller melihat diri nya sebagai petarung agresif yang akan terus menekan tanpa henti.
Jika berhasil menang pintu menuju pertarungan yang lebih besar akan terbuka.
Nama seperti Anthony Joshua mulai kembali di bicarakan, situasi di kelas berat masih cair dan peluang selalu ada bagi mereka yang mampu mengambil momentum Miller sendiri tidak menutup kemungkinan menghadapi siapa pun termasuk Joshua.
Namun dia juga memahami bahwa semua nya bergantung pada kondisi Joshua baik secara fisik maupun mental.
Di tengah semua panas nya konflik dan ambisi Miller juga sempat menunjukkan sisi lain diri nya, dia berbicara tentang pensiun nya Derek Chisora salah satu petarung paling berani di era ini.
Dia mengaku merasa sedih melihat rekan nya meninggalkan ring terutama karena dia berharap Chisora bisa menutup karir dengan kemenangan.
Namun dia juga memahami bahwa ada batas yang tidak bisa di lampaui tubuh memiliki limit begitu juga mental, ketika saat itu tiba keputusan untuk berhenti adalah hal yang harus di hormati.
Apa yang di sampaikan Jarrell Miller mungkin terdengar kasar untuk Wilder bahkan bagi sebagian orang mungkin berlebihan, namun di balik semua itu berbagai masalah yang pernah menghantam karir nya Miller kini berada di mana setiap langkah menjadi penting.
Hubungan antara Miller dan Wilder tanpak nya masih jauh dari kata selesai.
Selama kedua nya masih aktif dan nama mereka masih beredar di divisi kelas berat kemungkinan pertemuan itu akan selalu ada, entah itu di ring atau hanya dalam bentuk perang kata kata.
#Jarrelmiller #Deontaywilder #Derekchisora









