Teofimo Lopez tidak sedang bercanda ketika dia mengatakan akan melihat Shakur Stevenson tergeletak rata di kanvas, ini bukan omong kosong pra-pertarungan tapi refleksi dari keyakinan bahwa di Madison Square Garden adalah panggung yang memang di takdirkan untuk nya.
Lopez dan Stevenson bertahun tahun berada di bawah bendera Top Rank, mereka berbagi ruang latihan, ring sparring dan jaringan yang sama.
Hubungan seperti ini selalu menyimpan lapisan emosi yang rumit, kombinasi saling menghormati, kecemburuan dan persaingan diam diam.
Baca juga:
Lopez merasa Stevenson sejak awal di perlakukan sebagai proyek emas karena meraih Medali perak Olimpiade 2016, bonus tanda tangan besa.
Sementara Lopez datang harus memukul pintu, membuktikan diri dan akhir nya menjungkalkan Vasiliy Lomachenko saat dunia belum sepenuh nya percaya pada nya.
Rekor Lopez saat ini 22-1, 13 KO. Orang lupa bahwa satu satu nya kekalahannya datang dalam kondisi mental dan fisik yang berbeda jauh.
Ketika Lopez berada dalam versi terbaiknya, ia adalah petinju yang sangat berbahaya: eksplosif, cerdas, dan brutal dalam memanfaatkan kesalahan lawan.
Lopez tidak hanya mengandalkan kekuatan tapi menyerang dengan niat menghancurkan struktur pertahanan lawan. Inilah yang membuat pernyataan nya tentang menelanjangi pertahanan Shakur terdengar lebih dari provokasi.
Dia percaya bahwa Shakur bukan tak tersentuh, hanya belum di uji oleh petinju dengan kombinasi kecepatan dan kekuatan seperti nya.
Stevenson 24-0, 11 KO adalah antitesis dari Lopez. dia tenang, presisi nyaris steril. Pertahanan nya sering di sebut kedap udara. Footwork nya ekonomis. Jarak selalu terjaga. dia menang dengan membuat lawan bosan bukan hancur.
Bagi sebagian penggemar dan analis, Shakur Terlalu bergantung pada kontrol poin. Lawan lawan sebelum nya jarang memaksa nya full power tarung jarak dekat.
Lopez datang dengan niat mengajak Shakur bertarung bukan hanya bertinju.
Petinju berjuluk the take over ini menyebut satu nama Terence Crawford. Kemenangan Crawford atas Canelo Alvarez bukan hanya mengguncang dunia tinju, tetapi juga mengubah psikologis petinju elite Amerika.
Bagi Shakur, Crawford adalah figur panutan. Bukti bahwa keberanian mengambil resiko bisa menghasilkan keabadian.
Lopez membaca ini dengan cermat. dia percaya Shakur terdorong untuk naik level bukan karena harus, tetapi karena ingin membuktikan diri nya setara dengan idola nya.
Jika pertarungan ini murni soal disiplin defensif,dia unggul. Namun tinju bukan olahraga laboratorium.
Menurut saya pribadi, duel ini akan di tentukan oleh tiga faktor utama.
1. Tekanan Awal Lopez
Jika Lopez mampu menekan sejak ronde awal tanpa sembrono, Shakur akan di paksa beradaptasi cepat dan seberapa nyaman dia saat ritme di kacaukan??
2. Ketahanan Mental Shakur
Shakur jarang berada dalam situasi genting. Jika dia di hantam, bagaimana reaksi nya? Apakah dia tetap dingin atau mulai bermain aman berlebihan?
3. Kesabaran Lopez
Inilah faktor penentu. Lopez pernah kalah bukan karena kurang kemampuan, tetapi karena kehilangan kendali emosi. Jika dia sabar punya peluang nyata. Tapi jika memaksa KO terlalu awal dan grusah grusuh Shakur akan menyalip nya lewat poin.
Apakah Shakur Bisa Tergeletak Rata???
Mungkin prediksi KO telak Lopez terdengar berlebihan. Shakur terlalu cerdas untuk jatuh begitu saja. Namun laid out flat tidak selalu berarti KO brutal. Bisa berarti di jatuhkan, di permalukan atau di buat tak berdaya dalam momen krusial.
Menurut saya, peluang Lopez menjatuhkan Shakur setidak nya sekali itu nyata. Bukan karena Shakur lemah, tetapi karena dia belum pernah menghadapi petinju dengan kombinasi agresi dan IQ ring seperti Lopez.
Jika Lopez mampu menciptakan knockdown, ronde dominan atau tekanan tanpa henti, dia bisa mencuri ronde ronde ketat di mata juri. Ini faktor yang sering di remehkan dalam analisis statistik.
Prediksi saya pribadi ini bukan duel satu arah seperti yang sering di gambarkan.
Jika Shakur bertarung sempurna…menang angka tipis, penuh disiplin, tanpa drama.
Jika Lopez memaksakan kekacauan terkontrol.. dia bisa menang angka atau bahkan TKO akhir ronde.
Saya condong ke pertarungan sangat ketat, dengan peluang upset terbuka. Lopez bukan favorit aman tetapi dia adalah ancaman nyata. dan Shakur untuk pertama kali nya harus membuktikan bahwa defensif nya bukan hanya untuk lawan receh.
#Shakurstevsnson #Teofimolopez










Pingback: Tragedi Denis Madry: Petinju Polandia Alami Pendarahan Otak
Pingback: Baraou vs Zayas, Duel Unifikasi Panas di Puerto Rico