Kekuatan di kelas menengah super mulai berubah setelah muncul nya juara baru, petinju Prancis kelahiran Kamerun Christian Mbilli kini resmi menyandang status sebagai juara dunia WBC di divisi 168 pound.
Status tersebut tidak datang melalui pertarungan perebutan gelar di atas ring tapi melalui perubahan situasi di puncak divisi.
Meski demikian Mbilli langsung mengarahkan pandangan nya pada satu target besar yaitu Canelo alvarez nama paling berpengaruh di kelas menengah super dalam beberapa tahun terakhir.
Sabuk WBC yang kini berada di tangan nya bukan hanya simbol prestasi dia melihat nya sebagai tiket untuk memasuki panggung pertarungan terbesar dalam karir profesionalnya.
Sejak lama Mbilli menjadi salah satu penantang paling konsisten dalam peringkat WBC sejak masih memegang gelar interim dan kini dia merasa saat nya telah tiba untuk membuktikan diri nya di hadapan petinju yang selama ini menjadi ikon divisi tersebut.
Naik nya Mbilli menjadi juara penuh WBC terjadi setelah Terence Crawford memutuskan untuk meninggalkan sabuk tersebut.
Baca juga:
Crawford sebelum nya mengejutkan dunia dengan mengalahkan Canelo Alvarez dan merebut status juara tak terbantahkan di kelas menengah super.
Namun setelah itu Crawford memilih untuk tidak mempertahankan gelar WBC dan akhir nya melepaskan sabuk tersebut ketika dia memutuskan pensiun dari ring profesional.
Keputusan tersebut membuka jalan bagi Mbilli, dengan di lepasnya gelar oleh Crawford WBC kemudian meningkatkan status Mbilli menjadi juara dunia penuh di divisi 168 pound.
Baca juga:
Situasi ini langsung mengubah posisi Mbilli dalam peta persaingan, dari penantang kuat dia kini berada di kursi juara yang otomatis menjadikan nya pusat perhatian para petinju papan atas di divisi tersebut.
Meski sabuk WBC kini berpindah tangan pengaruh Canelo Alvarez di kelas menengah super masih sangat besar, petinju asal Meksiko itu telah lama menjadi figur utama dalam divisi memegang berbagai gelar dunia dan mencatat sejumlah kemenangan penting.
Namun perjalanan karir nya terdapat beberapa noda, Canelo telah mengalami tiga kekalahan sepanjang karir.
Baca juga:
Kekalahan pertama terjadi pada tahun 2013 saat dia menghadapi Floyd Mayweather Jr dalam pertarungan yang sangat di nantikan kala itu.
Beberapa tahun kemudian dia kembali merasakan kekalahan ketika bertemu Dmitry Bivol pada 2022 dalam duel kelas berat ringan.
Kekalahan tersebut sempat mengguncang reputasi Canelo meskipun dia tetap mampu mempertahankan status nya sebagai salah satu bintang terbesar dalam olahraga tinju.
Baca juga:
Kekalahan ke 3 datang lebih baru ketika dia berhadapan dengan Terence Crawford yang saat itu berhasil menaklukkan Canelo dan meraih gelar tak terbantahkan di kelas menengah super.
Setelah kekalahan tersebut Canelo tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menyusun rencana berikut nya, dia di jadwalkan kembali naik ring pada bulan September dalam sebuah kartu pertandingan besar di Arab Saudi.
Acara tersebut mendapat dukungan dari tokoh berpengaruh dalam dunia tinju internasional Turki Alalshikh yang belakangan di kenal aktif menggelar pertarungan besar dengan dukungan finansial besar dari kawasan Timur Tengah.
Baca juga:
Pertarungan tersebut juga di sebut akan melibatkan gelar juara dunia meskipun hingga kini belum di pastikan siapa lawan yang akan di hadapi Canelo pada malam tersebut.
Bagi banyak pengamat tinju kembali nya Canelo ke ring akan selalu menjadi salah satu momen paling di nantikan.
Terlepas dari kekalahan yang pernah di alami nya daya tarik komersial dan pengaruh nya terhadap olahraga ini tetap sangat kuat.
Di tengah situasi tersebut Christian Mbilli melihat peluang yang sangat besar, dengan sabuk WBC di tangan nya dia merasa memiliki alasan kuat untuk menantang Canelo secara langsung.
Karena itu bagi Mbilli duel melawan Canelo bukan hanya pilihan menarik secara komersial, dia menganggap nya sebagai langkah logis dalam karir nya sebagai juara dunia.
Selain faktor gelar pertarungan tersebut juga di yakini akan menjadi pertarungan terbesar secara finansial dalam karier Mbilli.
Menghadapi Canelo hampir selalu berarti tampil di panggung global dengan sorotan media yang luar biasa besar.
Pertarungan antara Mbilli dan Canelo juga berpotensi menghadirkan duel yang sangat seru, mbilli dikenal sebagai petinju dengan gaya yang mengandalkan tekanan dan kombinasi pukulan cepat dan sering memaksa lawan bertarung dalam tempo tinggi sejak ronde awal.
Sedangkan Canelo kita tahu salah satu counter puncher terbaik saat ini.
Dia di kenal sangat sabar menunggu peluang sebelum melepaskan pukulan balasan yang akurat dan mematikan.
Dulu mbilli juga pernah berada dalam satu kartu pertandingan yang sama dengan duel besar antara Canelo dan Terence Crawford.
Pada malam itu Mbilli menghadapi Lester Martinez petinju yang memiliki hubungan dengan kubu Crawford, pertarungan tersebut berlangsung ketat dan akhir nya berakhir dengan hasil imbang.
Meski tidak meraih kemenangan, Mbilli tetap berhasil mempertahankan gelar yang dia miliki saat itu bahkan menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk mengulang duel melawan Martinez di masa depan.
Namun untuk saat ini fokus sepenuh nya tertuju pada satu nama Canelo Alvarez.
Pandangan saya pribadi, peluang Christian Mbilli untuk mendapatkan pertarungan melawan Canelo alvarez sebenar nya cukup terbuka terutama karena faktor sabuk yang kini berada di tangan nya.
Kepemilikan gelar sering kali menjadi kunci utama untuk membuka pintu pertarungan besar.
Jika Canelo memang ingin kembali memburu gelar di kelas menengah super Mbilli otomatis masuk sebagai lawan.
Namun duel ini juga akan menjadi ujian besar bagi Mbilli, gaya yang dia miliki memang bisa menciptakan tekanan tetapi menghadapi petinju dengan pengalaman dan kecerdikan taktis seperti Canelo bukan perkara mudah.
Mbilli harus mampu menjaga disiplin strategi dan tidak terpancing permainan counter yang selama ini menjadi salah satu senjata utama Alvarez.
#Christianmbilli #Caneloalvarez









