Jaron Ennis si anak emas Philadelphia, begitu dia jalan ke arah ring orang langsung berdiri semua karena malam 12 Oktober 2025 WIB 11 Oktober waktu setempat bukan cuma comeback atau warm-up fight, ini debut nya di kelas super welter 154 pon.
Lawan nya malam itu bukan petinju karbitan, dari Angola datang Uisma Lima (14-1, 10 KO). juara dunia IBO Super Welter yang di kenal punya nyali segede gedung stadion itu.
Sebelum big fight di mulai undercard nya lumayan panas juga.
Baca juga: Para raja kelas welter bertukar tahta
1. Dennis Thompson vs Sean Diaz Kelas Bantam Super.
Pembuka malam itu langsung bikin penonton melek total, dua anak muda tak terkalahkan Dennis Thompson (7-0, 5 KO) dan Sean Diaz (9-0, 2 KO) naik ring kayak lagi jawab tantangan hidup.
Saat ronde pertama bunyi Thompson langsung gaspol.
Jab nya cepat kombinasi hook kanan nya beberapa kali bikin Diaz harus mikir ulang mau nyerang atau bertahan, diaz tak mau terlihat inferior sesekali dia balikin serangan dengan counter kiri yang lumayan nyolok ke tubuh Thompson.
Di ronde 5-6 baru kerasa jelas siapa bos nya, Thompson mulai nge press tanpa ampun motong ring, narik Diaz ke pojokan dan mendaratkan kombinasi yang lebih banyak.
Diaz masih berusaha nyolong poin tapi volume serangan Thompson jauh lebih kelihatan dominan.
Hasil Akhir Thompson menang angka mutlak (UD).
2. Tahmir Smalls vs Jose Roman Vazquez Kelas Welter.
Kalau partai pertama itu pemanasan nya partai kedua ini sudah mulai wow.
Tahmir Smalls anak Philly juga masuk ring melawan Jose Roman Vazquez dari Puerto Riko datang dengan niat jadi penghancur pesta.
Smalls tampil pede, Jab tajam, body shot dalam dan pressure nya bikin Vazquez lebih banyak mundur dari pada menyerang.
Baca juga:
Ronde demi ronde selanjut nya Vazquez coba tenang tapi Smalls itu ibarat TEKANAN HIDUP tak berhenti, dia tetap mengejar menjaga alur perang tetap di kuasai.
Ketiga juri memberikan Smalls menang angka setelah 10 ronde, ini kemenangan yang makin mempertegas Smalls sebagai prospek ngeri di kelas welter.
3. Guido Vianello vs Alexis Barriere
Duel kelas berat yang bikin ring bergetar, Guido Vianello vs Alexis Barriere, dua dua nya gede, keras dan mereka datang dengan satu kata MENANG.
Ronde awal Vianello banyak lempar jab dan straight yang bikin Barriere mundur, petinju Kanada itu awalnya hati hati mungkin lagi ngukur power Guido.
Ronde 5 Vianello langsung all-in, tekanan nonstop hook kanan kiri, uppercut ke dagu Barriere akhir nya roboh dekat tali wasit menghentikan duel.
ini kebangkitan besar buat Guido setelah beberapa kekalahan, kemenangan ini menunjukkan bahawa dia masih garaaang.
Partai Utama: Jaron Ennis vs Uisma Lima
ini dia yang ditunggu semua orang. Boots Ennis debut di 154 lbs lawan nya juara IBO yang tangguh dari Angola Uisma Lima.
Duel ini cuma butuh 1 ronde buat menjawab semua pertanyaan.
Begitu bel bunyi Boots langsung beringas kombinasi kanan kiri dan Lima keliatan langsung mundur.
Satu menit berselang right hand Boots dengan telak menghantam Lima jatuh pertama kali nya.
Ennis mencium bau2 kelelahan dia masuk lagi hook kanan, uppercut kiri. dan Lima jatuh lagi untuk kedua kali wasit akhir nya stop Lima sudah tidak koordinatif.
ini deklarasi keras dari Boots seolah dia ingin berkata bukan cuma kuat di welter di super welter juga menjadi raja baru rekor kini 35-0-1 (31 KO).
Baca juga:
Sheffield Arena: Makhmudov vs David Allen.
Sementara Philly pecah karena kemenangan Ennis Sheffield juga punya drama sendiri.
Arslanbek Makhmudov vs David White Rhino Allen dua raksasa yang sama2 tidak suka mundur.
Adu pukul nya brutal banget, ronde awal Makhmudov dominan, straight kanan bikin Allen goyang tapi dia itu punya mental asbak tetap maju sambil balikin body shot.
Ada sedikit Drama di sini, Makhmudov dua kali di potong poin karena dorongan dan clinch kasar tapi secara damage dan kontrol, dia tetap unggul.
setelah mereka peras keringat sampai bel terakhir makhmudov di nyatakan menang angka mutlak skor 115–111, 114–112, 115–111, Makhmudov memang menang tapi PR nya masih banyak.
Baca juga:
Hamza Uddin vs Paul Roberts.
Hamza Uddin tampil kayak reinkarnasi Prince Naseem Hamed lincah, gaya bebas, showmanship maksimal.
Dia main aman di awal tapi akurat, kombinasi kiri kanan nya bikin Roberts pusing.
Di ronde 5 body shot ke ulu hati membuat Roberts jatuh berlutut, duel di lanjut sasaran nya ke ulu hati lag robert meringis kesakitan namun dia tak mau nyerah tapi hanya sasaran empuk.
Uddin yang sudah tahu kelemahan nya sikat lagi di tempat yang sama melungker lagi
alhasil wasit GERCEP menghentikan duel.
Baca juga:
ini salah satu penampilan paling seru malam itu, anak ini punya masa depan cerah, jika terus di asah dengan benar bisa jadi dia benar penerus nasem hameed jilid 2.
sekian terima kasih semoga terhibur sampai jumpa di artikel lain nya.
SALAM OLAHRAGA!!!!
#HasilTinju #TinjuDunia #JaronEnnis









