Pertarungan tinju di Kanada menghadirkan sejumlah duel seru, acara yang di promotori oleh Eye of the Tiger Management ini berlangsung di Casino de Montreal dan di siarkan melalui DAZN serta Punching Grace.
Kartu pertandingan ini menampilkan beberapa laga penting, mulai dari duel kelas ringan hingga pertarungan utama kelas menengah super.
Berikut rangkuman hasil lengkap pertarungan yang berlangsung pada 6 Maret 2026 WIB.
1. Moreno vs mcCalman.
Pertarungan pembuka menghadirkan duel kelas menengah super antara petinju Prancis Moreno Fendero melawan petinju Amerika Shawn McCalman.
Duel berlangsung cukup imbang selama 10 ronde, McCalman mencoba menekan sejak awal dengan kombinasi jab dan pukulan ke tubuh, sementara Fendero lebih mengandalkan pergerakan kaki serta serangan balasan.
Fendero mampu tampil sedikit lebih efektif terutama pada ronde akhir, para juri akhir nya memberikan kemenangan angka mutlak kepada Fendero dengan skor 96-94, 96-94, dan 98-92.
Hasil ini membuat Fendero mempertahankan rekor tak terkalahkan nya menjadi 14 kemenangan tanpa kekalahan dengan 10 KO.
Baca juga:
2. Steve Claggett vs Alejandro Frias.
Pada laga berikut nya, petinju Kanada Steve Claggett menghadapi petinju Meksiko Alejandro Frias dalam duel kelas junior welterweight.
Claggett agresif sejak ronde pertamam terus menekan dengan volume pukulan tinggi yang membuat Frias kesulitan menemukan jarak serang.
Di ronde ke 2 ketika sebuah hook kiri keras ke kepala membuat Frias kehilangan keseimbangan, meski sempat bangkit dari hitungan wasit kondisi Frias terlihat belum pulih.
Wasit akhir nya menghentikan pertarungan pada 2 menit 13 detik demi keselamatan petinju Meksiko tersebut.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-40 bagi Claggett dengan rekor 40-8-2 (27 KO) setelah sempat kalah dari Teofimo Lopez Jr pada kesempatan perebutan gelar dunia sebelumnya.
Baca juga:
3. Jhon Orobio vs Yomar Alamo.
Salah satu penyelesaian paling dramatis dalam kartu pertandingan ini terjadi ketika petinju Kolombia Jhon Orobio berhadapan dengan petinju Puerto Rico Yomar Alamo.
Sejak awal duel Orobio bringas dan berhasil menjatuhkan Alamo pada ronde ke 3 melalui rangkaian hook dan pukulan kanan.
Namun penyelesaian sebenar nya terjadi pada ronde ke 5.
Saat Alamo menurunkan guard nya, Orobio langsung memanfaatkan tersebut dengan overhand right keras yang mendarat telak, pukulan itu membuat Alamo langsung terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Dengan kemenangan ini Orobio meningkatkan rekor nya menjadi 17-0 (15 KO) sekaligus mencatat empat kemenangan KO beruntun dalam karir profesional nya.
Baca juga:
4. Lenar Perez vs Isaac Chilemba.
Duel berikut nyamempertemukan petinju Kuba Lenar Perez dengan veteran Malawi Isaac Chilemba.
Bagi Perez laga ini memiliki arti penting karena menjadi penampilan pertama nya di Amerika Utara sejak dia meninggalkan Kuba sekitar 8 tahun yang lalu.
Sejak ronde awal Perez terlihat memiliki keunggulan ukuran tubuh serta jangkauan di banding Chilemba yang sepanjang karir nya lebih sering bertarung di kelas light heavyweight.
Perez memanfaatkan keunggulan tersebut dengan menciptakan berbagai sudut serangan, beberapa kali berhasil menembus pertahanan lawan nya melalui kombinasi pukulan lurus dan overhand kanan.
Chilemba sempat memberikan perlawanan pada ronde awal dengan jab ganda serta hook balasan. Namun pergerakannya mulai melambat menjelang akhir ronde ketiga.
Momentum pertarungan semakin berpihak pada Perez ketika dia berhasil mendaratkan serangkaian pukulan kanan keras yang membuat Chilemba beberapa kali terpaksa mundur.
Pada ronde ke 6 Perez sempat meluncurkan 8 pukulan kanan berturut turut yang memaksa Chilemba mundur hingga ke sisi ring.
Namun chilemba menunjukkan ketangguhan luar biasa, dia tetap mampu bertahan hingga ronde terakhir dengan memanfaatkan high guard serta gerakan bahu untuk meredam sebagian besar pukulan keras lawan nya.
Setelah 10 ronde selesai para juri memberikan kemenangan mutlak kepada Perez dengan skor 100-90 pada ketiga kartu penilaian.
Hasil ini membuat Perez mempertahankan rekor sempurna nya menjadi 16-0 dengan 14 kemenangan KO.
Kemenangan ini juga menjadi debut sukses Perez bersama promotor Kanada Eye of the Tiger Management, petinju berusia 28 tahun ini sebelum nya di kenal sebagai bagian dari sistem tinju amatir Kuba sebelum akhir nya membangun karir profesional di luar negara nya.
Saat ini Perez membagi waktu latihan antara Rusia dan Prancis tempat dia bekerja sama dengan pelatih Mehdi Oumiha.
Dengan kemenangan dominan atas petinju berpengalaman seperti Chilemba Perez mulai menunjukkan bahwa diri nya bisa menjadi salah satu nama yang patut di perhitungkan di divisi cruiserweight.
5. Butler vs Hiseni.
Di partai utama di tutup dengan kemenangan spektakuler petinju tuan rumah Steven Butler.
Di hadapan pendukung nya sendiri Butler memastikan berakhir cepat setelah menjatuhkan Ramadan Hiseni dengan KO keras pada ronde ke 2.
Pertarungan yang di prediksi berlangsung berat justru berubah menjadi demonstrasi kekuatan dari Butler, sebuah hook kiri tajam mendarat telak ke kepala Hiseni membuat petinju asal Swiss itu ambruk dan tak mampu melanjutkan laga.
Sejak bel pembuka di bunyikan perbedaan kekuatan antara kedua petinju sudah terlihat.
Butler tampil agresif dan langsung menekan lawan nya dengan kombinasi pukulan keras.
Di pertengahan ronde 1, hiseni mulai merasakan dampak dari pukulan kanan Butler yang menghantam membuat nya sedikit oleng.
Menjelang akhir ronde situasi semakin buruk bagi Hiseni, sebuah pukulan kanan keras dari Butler kembali mengenai sasaran dan kepala nya terpental ke belakang, hidung nya mulai berdarah dan dia nyaris saja jatuh ke kanvas.
Memasuki ronde ke 2 Hiseni mencoba mengubah arah pertandingan,.
Petinju berusia 29 tahun itu keluar dari sudut ring dengan pendekatan lebih liar berharap bisa memaksa Butler mundur namun strategi itu justru membuka kelemahan besar.
Sekitar satu menit ronde berjalan Butler melancarkan pukulan kanan yang membuat Hiseni terpaku di dekat tali ring.
Dalam posisi tidak seimbang Butler segera menutup serangan dengan hook kiri keras yang menghantam rahang lawan nya Hiseni langsung terjatuh dan tidak mampu bangkit untuk melanjutkan pertarungan.
Wasit pun segera menghentikan pertandingan memastikan kemenangan KO bagi Butler.
Selain kemenangan spektakuler ini butler juga membawa pulang sabuk regional WBA kelas menengah super.
Gelar regional tersebut sangat penting bagi Butler karena dapat meningkatkan posisi nya di peringkat organisasi tersebut.
Setelah bertahun tahun berkarir di kelas menengah (160 lbs) dan sering kesulitan memenuhi batas berat Butler kini terlihat lebih enjoy bertarung di kelas super middleweight.
Performa kuat melawan Hiseni semakin memperkuat posisi nya sebagai salah satu penantang serius di divisi ini.
#Stevenbutler #Tinjudunia









