Perseteruan lama kembali memanas Ryan Garcia secara terbuka menyebut Devin Haney sebagai B-side dalam pembahasan potensi laga unifikasi kelas welter 147 pon.
Pernyataan itu bukan sindiran, garcia merasa diri nya kini berada di posisi lebih kuat setelah menyandang sabuk WBC kelas welter usai menumbangkan Mario Barrios.
Di sisi lain Haney menggenggam gelar WBO pada divisi yang sama, duel ulang mereka akan menyatukan dua sabuk utama dalam kelas yang belum memiliki raja tunggal.
Baca juga:
Namun sebelum bicara soal teknik bertarung, perdebatan justru berkutat pada pembagian bayaran dan pengujian doping.
Status A-Side vs B-Side Jadi Isu Utama.
Dalam tinju profesional status A-side menentukan beberapa hal yaitu porsi bayaran, lokasi pertarungan sampai kontrol detail kontrak.
Garcia tanpak yakin bahwa popularitas dan momentum kemenangan membuat nya layak memegang kendali.
Haney tentu tidak melihat nya segampang itu, dia datang dengan sabuk sendiri, basis penggemar kuat serta catatan teknis yang membuat nya tetap di anggap salah satu petinju paling disiplin saat ini.
Baca juga:
Jika pertemuan ini benar terjadi, status siapa yang lebih dominan akan sangat menentukan arah negosiasi.
istilah B-side berarti pihak yang di anggap memiliki posisi tawar lebih rendah dalam negosiasi pertarungan, jadi ketika Ryan Garcia menyebut Devin Haney sebagai B-side, maksud nya adalah Haney di nilai tidak memegang kendali utama dalam pembagian bayaran, pemilihan lokasi, hingga detail kontrak.
Sederhana nya, A-side adalah bintang utama yang paling laku di jual sementara B-side adalah lawan yang ikut dalam kesepakatan dan biasa nya mengikuti syarat dari A-side.
Baca juga:
Ini bukan siapa lebih kuat atau lebih jago bertinju, tetapi siapa yang lebih besar secara komersial dan punya daya tarik penonton lebih tinggi.
Menurut saya klaim soal A-side dan B-side dalam duel unifikasi justru bisa memperlambat terjadi nya pertarungan besar.
Ketika dua petinju sama sama memegang sabuk di kelas 147 pon, fokus seharus nya pada pembuktian di atas ring tidak banyak bacot adu status di meja negosiasi.
Baca juga:
Bila kedua nya ingin menjadi yang terbaik di divisi welter penyatuan gelar jauh lebih penting dari pada perdebatan siapa yang lebih dominan secara bisnis.
Rivalitas kedua nya berakar dari pertemuan sebelum nya pada 2024.
Saat itu Garcia menang angka mayoritas tetapi gagal memenuhi batas berat badan Haney tetap mempertahankan sabuk nya karena pelanggaran tersebut.
Situasi makin rumit ketika muncul hasil tes positif Ostarine yang memicu kontroversi panjang.
Sengketa prosedur pengujian, perdebatan publik hingga langkah hukum membuat hubungan kedua nya semakin tak akur.
Baca juga:
Tak heran jika Haney kini menjadikan tes VADA sepanjang tahun sebagai syarat mutlak, Dia ingin jaminan bahwa laga ulang berlangsung dalam pengawasan ketat.
Garcia menyatakan siap mengikuti prosedur resmi namun detail teknis nya belum di umumkan secara final.
Jika duel terjadi di kelas welter, dimensi pertarungan akan berbeda dibanding pertemuan pertama mereka di divisi lebih ringan, tambahan bobot berarti daya tahan pukulan dan stamina menjadi faktor sentral.
Baca juga:
Garcia di kenal dengan hook kirikeras dan straight kanan cepat ketika dia menemukan sasaran.
Sementara Haney mengandalkan jab serta pendekatan taktis yang disiplin, dalam pertarungan 12 ronde di 147 pon konsistensi dan ketahanan fisik bisa menjadi penghalang.
Sebagai laga unifikasi, pertarungan ini tidak hanya bergantung pada dua petinju, World Boxing Council dan World Boxing Organization harus menyetujui skema resmi termasuk biaya sanksi dan status mandatory challenger masing masing.
Unifikasi memang bisa menunda kewajiban mandatory tetapi hanya melalui persetujuan formal.
Samoai hari ini belum ada pengumuman resmi bahwa kedua badan sanksi tersebut telah menyetujui kerangka pertarungan.
Nada pembicaraan menunjukkan bahwa ego dan reputasi masih mendominasi, garcia ingin tampil sebagai pihak yang memegang kendali, haney berdiri pada posisi juara yang menuntut kejelasan regulasi.
Selama pembagian bayaran belum di sepakati, pengujian belum di setujui kedua pihak dan badan sanksi belum memberi lampu hijau sabuk WBC dan WBO tetap terpisah.
Divisi welter masih menunggu siapa yang siap membuktikan diri bukan hanya di media sosial tetapi juga di atas ring?
#Devinhaney #Ryangarcia










Pingback: Profil Uisma lima sang juara dunia IBO dari angola 2025
Pingback: Apa kabar gennady golovkin di tahun 2025??