Jalan Terakhir Donaire Menuju Sabuk, Olascuaga Pertaruhkan Dominasi di Jepang.

Donaire kembali bertarung di jepang

Jepang kembali menjadi panggung penting bagi dua nama besar, Nonito Donaire dan Anthony Olascuaga di pastikan akan hadir dalam satu acara tinju pada 15 Maret di Yokohama Buntai, sebuah arena baru yang mulai sering di pakai untuk duel kelas dunia.

Meski berada dalam satu kartu pertandingan, Donaire datang membawa satu tujuan terakhir membuka jalan kembali menuju gelar dunia.

Sementara Olascuaga hadir sebagai juara aktif yang ingin menegaskan dominasi nya di kelas terbang.

Filipino flash akan melawan Riku Masuda laga eliminator WBA kelas bantam yang berarti pemenang nya akan berada satu langkah dari perebutan gelar dunia.

Donaire yang kini berusia 43 tahun masih menolak anggapan bahwa waktu nya telah habis. Kekalahan tipis nya dari Seiya Tsutsumi pada Desember lalu memang menyakitkan namun juga memperlihatkan bahwa refleks dan pengalaman masih menjadi senjata nya.

Masuda sendiri bukan lawan yang bisa di remehkan, petinju asal Tokyo ini tengah mencatat enam kemenangan beruntun sejak satu satu nya kekalahan dalam karir nya.

Ikekalahan tersebut justru datang dari Tsutsumi nama yang kini berdiri di antara Donaire dan peluang gelar dunia.

Pertemuan Donaire dan Masuda akan berlangsung 10 ronde, format yang sering kali menjadi ujian mental bagi petinju muda yang berhadapan dengan veteran berpengalaman.

Pendapat saya, pertarungan Nonito Donaire kali ini jauh lebih berbahaya di banding eliminator biasa.

Masuda memang belum punya nama sebesar lawan lawan Donaire sebelum nya, petinju muda dengan rekor KO tinggi dan tanpa beban sejarah sering kali menjadi jebakan paling mematikan bagi veteran sementara donaire tidak lagi bisa.

Mengandalkan momen atau satu pukulan besar semata, dia harus bertarung disiplin dari ronde awal, sesuatu yang semakin sulit di lakukan di usia 40-an apalagi di hadapan publik Jepang yang selalu memberi tekanan tersendiri.

Di partai lain, Anthony Olascuaga kembali mempertaruhkan sabuk WBO kelas terbang milik nya, kali ini melawan penantang lokal Jukiya Iimura.

Olascuaga termasuk juara dunia asal Amerika Serikat, namun hampir seluruh laga penting nya justru berlangsung di Jepang, dari tujuh pertarungan terakhir nya, enam di gelar di Negeri Sakura.

Pertarungan di Yokohama ini juga memiliki makna khusus, penampilan perdana Olascuaga di kota tersebut setelah sebelum nya selalu bertarung di Tokyo. Secara teknis, ini akan menjadi pertahanan gelar ke lima nya, sejak merebut sabuk WBO lewat kemenangan KO atas Riku Kano pada pertengahan 2024.

Jukiya Iimura duel melawan Olascuaga adalah debut nya di laga perebutan gelar dunia utama.

Petinju berusia 28 tahun ini terakhir kali naik ring pada Mei lalu, ketika dia memenangkan duel 12 ronde dan sekaligus membalas satu satu nya kekalahan.

Menarik nya,duel ini sempat batal sebelum nya, Iimura mundur dari jadwal pertarungan melawan Olascuaga pada akhir 2024 hanya sehari sebelum acara resmi di umumkan. Kini pertemuan itu akhir nya terwujud dengan taruhan nya jauh lebih besar.

Dari pengamatan saya, Anthony Olascuaga juara dunia Amerika saat ini yang paling aktif, dan berani bermain di kandang lawan. Jika dia mampu melewati Iimura tanpa drama, maka stempel juara sibuk akan melekat pada nya.

Selain dua laga utama tersebut, ajang ini juga akan menampilkan duel kelas dunia lain. Thammanoon Niyomtrong, juara WBC kelas light flyweight yang di kenal dengan julukan Knockout CP Freshmart akan menghadapi mantan juara dunia Shokichi Iwata.

Sementara itu, Ryusei Matsumoto akan menjalani pertahanan gelar WBA kelas strawweight versi sekunder dalam laga ulang melawan Yuni Takada, petinju yang pernah dia kalahkan lewat keputusan teknis pada pertemuan pertama.

Seluruh rangkaian pertandingan ini akan di siarkan langsung melalui U-Next sebagai salah satu pusat tinju dunia paling aktif saat ini.

pertarungan ini adalah bagian dari rangkaian comeback singkat namun padat untuk donaire. Dalam kurun sembilan bulan dia akan menjalani pertarungan ketiga nya sesuatu yang jarang di lakukan petinju seusia nya.

Sementara Olascuaga, duel ini hanyalah satu langkah lanjutan dalam laju konsisten yang dia bangun sejak kekalahan mendadak dari Kenshiro Teraji pada 2023.

Sejak saat itu dia terus naik level, baik dari segi kualitas lawan maupun frekuensi bertanding.

#Nonitodonaire #anthonyolascuaga #Beritatinjuterbaru

2 komentar untuk “Jalan Terakhir Donaire Menuju Sabuk, Olascuaga Pertaruhkan Dominasi di Jepang.”

  1. Pingback: Zuffa Boxing 2 Hadirkan Valenzuela vs Torres

  2. Pingback: WBC Tetapkan Christian Mbilli Juara Dunia Penuh

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top