Pertarungan Yang Menghancurkan Mimpi Sang Juara, Dalton smith vs Subriel Matias

Dalton smith vs Subriel matias

Pada akhir nya, pertarungan ini tidak akan di tentukan oleh siapa yang paling berani, Dalton Smith vs Subriel Matias apakah cukup untuk menghadapi kekacauan di level tertinggi??

Sabtu malam di Barclays Center akan menjawab itu semua dengan cara yang tidak bisa di samarkan.

Bagi Dalton Smith, ini bukan hanya laga perebutan sabuk WBC, tapi momen ketika semua keputusan manajemen karir nya, siapa yang di hadapi akhir nya di pertaruhkan.

Jika dia gagal, alasan nya pasti akan begini, dia kalah karena belum pernah di paksa berada di ruang paling kejam dalam olahraga ini.

Ruang itu adalah wilayah yang sudah lama menjadi rumah Subriel Matias.

Matias bukan petinju yang menang karena kejutan atau satu pukulan spektakuler. tapi menang karena volume, tekanan, dan kesediaan bertarung di ronde ronde yang membuat lawan kelelahan secara fisik.

Namun Matias juga memliki kekurangan. Kekalahan nya dari Liam Paro membuktikan bahwa dia bisa di buat kehilangan fokus.

Paro tidak mencoba memenangkan adu kekuatan. dia bergerak, menahan, menolak memberi Matias pertarungan yang dia pakai setiap laga.

malam itu berakhir dengan kekalahan yang terasa datar.

Itulah yang secara teori bisa di masuki Dalton Smith. Masalah nya Smith belum pernah terlihat menunjukkan bahwa dia mampu bertarung seperti itu.

Selama ini, pertarungan Smith cenderung berada di depan nya. Lawan datang Smith memukul dengan tanpa banyak mikir. Rekor nya saat ini belum kalah. Statusnya sebagai penantang nomor satu WBC tidak terbantahkan.

Karir profesional Smith di bangun dengan pendekatan yang sangat terkendali.

Lawan lawan nya sebagian besar berasal dari Inggris dan Eropa, dengan peningkatan kualitas yang bertahap. Tidak ada lompatan sembrono.

Pendekatan ini lazim, bahkan sering di anggap ideal. Banyak juara dunia di bentuk dengan cara yang sama.

Smith melompat dari prospek terkelola langsung ke kesempatan perebutan gelar dunia, tanpa menghabiskan waktu di tingkat menengah di mana petinju belajar bertahan saat rencana A gagal.

Dia belum pernah di paksa bertarung ketika kaki terasa tak se imbang atau ketika teknik tidak lagi terlihat.

sementara Matias sudah hidup disitu dan berkembang di sana.

Pertarungan ini memaksa Smith pada pilihan yang tidak agak sulit. Jika dia berdiri dan bertukar pukulan, akan menghadapi tekanan berkelanjutan yang belum pernah dia rasakan.

Matias akan memaksa nya bekerja di setiap ronde, bukan hanya saat Smith ingin bertarung.

Jika Smith memilih untuk merusak dengan bergerak, dia harus memainkan gaya yang belum pernah menjadi identitas nya.

Kalau penulis bilang wajib dengan gaya yang selama ini di pakai, pendek kata gaya baru untuk mengelabuhi matias.

Itulah kenapa pertarungan ini penting bagi divisi junior welterweight secara keseluruhan. Ini bukan tentang apakah Smith pantas mendapat kesempatan gelar.

Tapi lebih kepada apakah sistem pengembangan petinju modern mempersiapkan mereka untuk ring di level elite.

Subriel Matias datang dengan keunggulan yang sering di remehkan. pengalaman menghadapi ke tidaknyamanan. dia sudah kalah. mengalami malam ketika rencana nya tidak berjalan. Itu tidak menjamin kemenangan, tetapi memberi fondasi mental yang sulit di tiru.

Matias tahu seperti apa rasanya saat pertarungan menjadi berat. Ia tahu kapan harus tetap maju, dan kapan harus menerima bahwa lawan menolak permainan. Smith belum pernah diuji dalam konteks itu. Sabtu ini, ia tidak punya pilihan selain belajar dengan cepat.

sedangkan Smith bukanlah petinju yang di ragukan nyali nya. dia jelas datang dengan ambisius merebut gelar.

sementara matais adalah hasil dari proses yang lebih kasar, pertarungan berat, tekanan tanpa henti dan kesediaan bertarung di wilayah mana saja.

Jika Smith mampu mengendalikan pertarungan, menolak tekanan dan tetap disiplin selama dua belas ronde, dia tidak hanya akan memenangkan sabuk WBC tapi akan membuktikan bahwa jalur yang dia tempuh memang cukup untuk level tertinggi.

Divisi ini akan mendapatkan penantang baru yang sah, bukan cuma prospek yang di promosikan dengan baik.

Namun jika Matias berhasil memaks Smith bertarung di ronde yang berat,dan melelahkan, maka hasil nya akan menjadi pelajaran luka.

Bukan hanya bagi Smith, tetapi bagi siapa pun yang percaya bahwa pengalaman bisa di lewati begitu saja.

Kekalahan tidak akan berarti Smith gagal sebagai petinju. Tetapi dia akan belajar dari satu pengalaman.

Sabtu malam akan menunjukkan apakah Dalton Smith betul2 siap memasuki wilayah itu, atau apakah dia masih memerlukan waktu yang tidak bisa lagi di tunda

#Daltonsmith #Subrielmatias #WBC

1 komentar untuk “Pertarungan Yang Menghancurkan Mimpi Sang Juara, Dalton smith vs Subriel Matias”

  1. Pingback: Gassiev Abaikan Duel Besar, Justru Kejar Otto Wallin??

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top