Keputusan besar akhir nya keluar dari mulut salah satu petinju terbaik generasi ini, tidak ada kode kode ambigu, hanya satu kalimat yang membuat pewawancara mengangguk.
“Saya sudah punya uang, saya tidak punya apa apa lagi untuk di buktikan.”
Kata itu adalah garis tegas bahwa perjalanan luar biasa Terence Crawford sudah mencapai titik akhir dan dia memilih berhenti total saat masih di puncak.
Di tinju yang penuh dengan comeback, ego dan ambisi tanpa batas keputusan ini sangat berani.
Baca juga:
Banyak petinju pensiun karena kalah atau tubuh nya tak lagi sanggup juga bisa karena di paksa keadaan, tapi Crawford berhenti bukan karena tidak bisa tapi karena tidak perlu lagi apa yang perlu di buktikan pada dunia ini.
Dia sudah mengumpulkan gelar dunia di berbagai divisi, status pound-for-pound elite, kemenangan besar termasuk kemenangan dominan atas Errol Spence Jr dan canelo alvarez yang mengukuhkan diri nya sebagai salah satu petinju terbaik era modern.
Crawford tidak bicara tanpa alasan, dia sudah melihat terlalu banyak kisah tragis di olahraga ini.
Petinju yang bangkrut setelah pensiun, kehilangan kesehatan bahkan hidup tanpa arah setelah karir berakhir.
Baca juga:
Dia sadar tidak ingin menjadi bagian dari daftar panjang itu.
“Ini seperti tanda dari Tuhan… saya tidak punya lagi yang perlu di buktikan.”
Perjalanan Crawford bukan dongeng instan, dia tumbuh di lingkungan yang kejam tempat di mana banyak anak muda kehilangan arah.
Ketika di tanya…apa yang membuatmu memilih jalan yang benar hingga jadi juara seperti sekarang?? apa saranmu untuk anak anak yang sedang berada di persimpangan itu?
“Saya selalu bilang kalian harus cari lingkungan yang sejalan dengan tujuan kalian, kalian harus menjauh dari teman lama bahkan yang kalian anggap saudara, bukan berarti harus putus hubungan, tapi kalau tiap hari nongkrong, ikut gaya hidup mereka, masalah pasti datang, lebih baik cari orang yang punya arah yang sama tu yang penting”.
Crawford menjauh dari lingkungan yang salah, dia mengakui sendiri, berhenti nongkrong dan mengikuti kebiasaan buruk mulai fokus total pada tinju, hidup nya berubah drastis.
Tidak lagi terlibat masalah atau berada dalam situasi berbahaya.
Baca juga:
Dia juga menceritakan bagian penting dalam karir nya, saat itu crawford hanya di panggil sebagai pengganti, sempat di remehkan karena kata nya terlalu kecil.
Namun yang terjadi di dalam sparring itu membuat orang nonton tercengang.
“Mereka bilang saya terlalu kecil, tapi setelah sparring pertama mereka langsung bilang, Kamu bukan sparring partner, kamu juara dunia, bahkan sampai ingin membeli kontrak karena melihat potensi saya”.
Momen itu menjadi bukti bahwa kesempatan datang tiba tiba tapi hanya berguna bagi yang siap, crawford siap karena dia tidak pernah berhenti berlatih.
Baca juga:
Di balik kesuksesan nya ada prinsip yang dia tanamkan.
1. Tinju itu bukan musiman, tidak ada off season, kalau berhenti orang lain akan mengejar bahkan melampaui.
2. Sparring bukan untuk menang, banyak petinju muda salah kaprah, crawford justru menggunakan sparring untuk memperbaiki kelemahan, mencoba hal baru dan melatih sisi yang tidak nyaman.
3. Jangan jadi petinju satu dimensi, di level elite satu gaya tidak cukup, harus bisa menyerang, bertahan, beradaptasi, kalau tidak akan hancur saat menghadapi lawan yang lebih lengkap.
Lebih jauh percakapan itu mengarah pada pertarungan melawan Errol Spence Jr.
Banyak yang menyebutnya 50-50 fight, namun hasil di ring berkata lain.
Crawford tampil dominan, terstruktur dan mematikan, setelah itu tidak ada lagi meragukan keuletan nya.
“Saya sudah tahu bagaimana itu akan berjalan, saya tahu gaya saya buruk untuk dia maka nya fight itu lama terjadi karena mereka tahu itu”.
Sepanjang karir nya Crawford tidak pernah takut menghadapi siapa pun, dia bahkan lama mengincar duel melawan Manny Pacquiao saat masih di puncak.
Namun politik dan waktu tidak selalu berpihak.
Meski begitu Crawford tetap membuktikan diri nya tanpa harus bergantung pada satu nama besar.
Baca juga:
Di akhir perbincangan crawford merasa prihatin kepada petinju lain yang terus bertarung terlalu lama yang bisa kehilangan aura bahkan merusak legacy nya sendiri.
Tetapi Crawford memilih jalan sebalik nya, dia berhenti saat masih kuat, d itakuti dan masih berada di level tertinggi.
#Terencecrawford









