Ketika kata and the new di umumkan oleh ring anouncer semua nya terbelalak, Josh Kelly bukan lagi petinju berbakat dengan tanda tanya besar di atas kepala nya dia adalah juara dunia IBF kelas junior menengah.
Tidak banyak yang percaya Josh Kelly bisa pulang sebagai juara dunia di Newcastle bahkan sebagian publik Inggris sendiri datang dengan rasa ragu.
Bakhram Murtazaliev adalah petinju yang besar, sabar, menekan tanpa henti dan selama ini di kenal sebagai sosok yang lebih sering di hindari ketimbang di kejar, awal laga semua orang seperti menertawakan keraguan itu.
Ketika nama Kelly muncul sebagai penantang, reaksi fans berubah cepat di awal lalu remek ketika pertarungan berubah menjadi adu daya tahan.
Kelly tampil bebas tangan nya cepat, pertarungan sepenuh nya berada di tangan nya, dia menari, memutar sudut, melepaskan jab tajam seolah ring itu milik nya bahkan ketika Murtazaliev mencoba memotong langkah dia selalu menemukan jalan keluar, di momen itu sang juara terlihat seperti orang yang kehabisan ide.
Ronde ke 4 menjadi keberanian Kelly melepas jab cepat dan tepat waktu menjatuhkan Murtazaliev ke kanvas, dia membaca langkah lawan nya, menunggu lalu menghajar membuat newcastle bergemuruh.
Namun perlahan Murtazaliev mulai melakukan apa yang selama ini membuat nya di takuti, dia maju satu langkah demi satu langkah menerima jab demi jab sambil terus mendekat.
Di ronde ke 9 malam Kelly hampir berakhir, hook kiri jarak dekat menjatuhkan nya dia bangkit, tapi kaki nya tidak lagi patuh, ini adalah titik di mana bayangan kekalahan lama melawan Avanesyan kembali muncul, dulu di momen seperti ini kehilangan diri nya sendiri tapi kali ini tidak.
Dia bertahan merangkul dan bergerak bisa nya dan yang terpenting tidak menyerah pada kegelisahan.
Murtazaliev menghantam nya mencoba memaksa penyelesaian tapi Kelly menolak cerita lama terulang, menekan dengan titik penghabisan bahwa laga ini masih bisa di curi, ronde itu seperti satu jam penuh penderitaan tapi dia keluar masih berdiri.
Kelly meski kelelahan menemukan kembali sisa sisa footwork nya, Jab kembali di mainkan, gerakan menyamping kembali muncul tidak dominan tapi cukup.
Ronde ke-12 adalah ujian terakhir, Kelly kembali terguncang karena harus menelan pukulan keras lalu dia membalas, 4 hook keras di lepaskan, bukan untuk menjatuhkan tapi untuk mengatakan aku masih di sini.
Menurut pengamatan penulis kemenangan ini jauh lebih besar dari gelar, Kelly tidak sukses karena dia sempurna tapi bertahan ketika semua nya hampir lebur, buat Murtazaliev kekalahan ini tidak menghapus status nya sebagai petinju berbahaya yang sudah membuktikan nya dengan mengalahkan Tim Tszyu lewat TKO ronde ke 3 2024 silam.
Dia kalah bukan karena buruk tapi karena Kelly akhir nya memilih untuk tidak menyerah pada tekanan yang dulu menghancurkan nya.
Divisi 154 pon sekarang semakin ketat, Kelly mungkin bukan favorit melawan semua nama besar tapi saat ini petinju yang bisa di tekan sambil berharap dia menyerah sendiri, malam ini tidak melahirkan juara yang sempurna tapi melahirkan seseorang yang tahan banting.
#Joshkelly #Bakhrammurtazaliev #IBF









