Bukan Laga Gelar, Zuffa Boxing Kembali Unjuk Gigi Menghadirkan Valenzuela vs Torres

Valenzuela vs torres di zuffa boxing 2

 Pada 1 Februari 2026 zuffaboxing kembali ke Meta APEX Las Vegas dengan beberapa kartu pertandingan, tidak ada perebutan gelar dunia tapi cukup buat kita mantengin layar kaca untuk menyaksikn nya.

Laga utama mempertemukan Jose Valenzuela dan Diego Torres dalam duel 10 ronde kelas ringan (135 lbs).

Di partai pendukung utama, Serhii Bohachuk berhadapan dengan Radzhab Butaev di kelas menengah.

Sementara duel Radivoje Kalajdzic vs Oleksandr Gvozdyk di kelas berat ringan membuka malam yang sarat ujian teknis.

Jose Valenzuela, turun kembali ke kelas ringan bukanlah langkah sentimental. Ini adalah keputusan strategis. Dari 17 pertarungan profesional yang telah dia jalani sebagian besar momen terbaik nya justru lahir di divisi ini.

Rekor 14 menang dan 3 kalah memang tidak terdengar woww jika di lihat sekilas. Namun angka itu memberikan pelajaran, dia kalah, belajar, lalu kembali.

Hampir seluruh kemenangan KO/TKO Valenzuela datang di kelas ringan. Kecepatan, dan intensitas di 135 lbs adalah bahasa yang dia pahami. Ketika dia mencoba bergerak ke divisi lain, efektivitas itu mulai memudar.

Valenzuela tidak sedang membangun ulang karir tapi sedang menentukan arah dan tujuan.

Lawan nya Diego Torres, petinju dengan rekor 22 kemenangan, 1 kekalahan, 19 kemenangan lewat KO/TKO.

Angka ini mudah menjual sensasi, tetapi torres relatif minim pengalaman tampil di kartu besar Amerika Serikat. dia terbiasa mendominasi, mematahkan lawan lebih awal. Namun Las Vegas terlebih Meta APEX adalah ruang yang berbeda, di sini setiap gerakan di baca dan kesalahan di rekam.

Yang menarik dari laga Valenzuela vs Torres adalah absen nya perlindungan promotor. Valenzuela tidak di beri lawan empuk untuk mengangkat ulang nama nya. Torres juga tidak di percepat menuju pembicaraan gelar.

Zuffa Boxing secara sadar mempertemukan dua petinju yang masih membutuhkan jawaban bukan klaim.

Ini adalah duel di mana valenzuela harus membuktikan bahwa dia masih pantas di perhitungkan.

Torres harus menunjukkan bahwa rekor nya bukan ilusi.

Bohachuk vs Butaev.

Jika laga utama bicara soal momentum, co main event berbicara soal kontrol.

Serhii Bohachuk terkenal dengan petinju bertekanan tinggi. Dari 26 kemenangan nya mayoritas lahir dari volume pukulan dan tekanan tanpa henti. Namun gaya ini juga memiliki batas dari tiga kekalahan dalam rekor nya.

Bohachuk bukan petinju yang menunggu. dia memaksa mendorong, ketika berhasil dia tak terbendung. Namun ketika gagal mematahkan lawan justru menjadi bumerang.

Di sinilah Radzhab Butaev masuk sebagai pembeda.

Butaev datang dengan satu kekalahan dan pengalaman laga keras yang lebih sedikit. dia bukan petinju spektakuler tetapi bertarung dengan perhitungan bukan dorongan emosi.

Gvozdyk dan Kalajdzic.

Laga pembuka antara Oleksandr Gvozdyk dan Radivoje Kalajdzic mungkin tidak mencuri perhatian tetapi sarat makna bagi penggemar.

Ini bukan duel kecepatan liar tapi pertarungan bertahan hidup di kelas berat ringan divisi yang menghukum kesalahan dengan keras.

setiap penampilan gvozdyk kini adalah pembuktian bahwa pengalaman nya belum hilang. Untuk Kalajdzic ini adalah ujian apakah dia masih bisa bersaing di level ini tanpa harus mengandalkan keunggulan fisik semata.

Pengamatan saya, Zuffa Boxing sedang membangun identitas yang berbeda. Mereka tidak menjual mimpi besar tetapi bagi petinju yang ingin naik level ini jalan yang bagus.

Valenzuela vs Torres adalah contoh tidak ada yang di untungkan oleh nama besar, siapa pun yang menang akan melakukan nya dengan cara yang sah dan siapa yang kalah harus menerima nya tanpa alasan.

#Josevalenzuela #Diegotorres #Zuffaboxing

2 komentar untuk “Bukan Laga Gelar, Zuffa Boxing Kembali Unjuk Gigi Menghadirkan Valenzuela vs Torres”

  1. Pingback: WBC Tetapkan Christian Mbilli Juara Dunia Penuh

  2. Pingback: Dennis Milton Meninggal Dunia di Usia 64 Tahun

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top