Perjalanan Gilberto ramirez di dunia tinju kini memasuki jauh lebih lengkap dari pada hanya naik ring dan meninju lawan.
Setelah bertahun tahun terkenal sebagai petinju bertangan kidal dengan postur menjulang dan rekor nyaris sempurna, Ramirez kini mulai membangun pengaruh nya sendiri di balik layar.
Catatan terbaru nya sebagai petinju masih sangat Brilian.
Baca juga:
Pada Juni lalu, Ramirez kembali menunjukkan ketenangan nya di atas ring saat menaklukkan Yuniel Dorticos lewat kemenangan angka.
Hasil tersebut tidak hanya kemenangan rutin, melainkan dia telah beradaptasi di kelas cruiserweight. Rekor nya pun membaik menjadi 48 kemenangan dengan hanya satu kekalahan, 30 di antara nya di raih lewat knockout.
Angka itu menempatkan nya sebagai salah satu figur paling stabil di divisi ini.
Baca juga:
Beberapa bulan sebelum kemenangan atas Dorticos, Ramirez lebih dulu menorehkan pencapaian besar dengan menyatukan gelar juara dunia.
Pada Maret 2024, dia merebut sabuk WBA cruiserweight dari Arsen Goulamirian melalui kemenangan mutlak.
Lalu pada November di tahun yang sama, kembali juara saat mengalahkan Chris Billam Smith untuk menyatukan gelar WBA dengan sabuk WBO.
Namun di balik pencapaian ring tersebut, Ramirez juga sedang menyiapkan pertarungan besar lain. dia di jadwalkan mempertahankan dua gelar juara dunia milik nya melawan David Benavidez pada bulan Mei mendatang.
Pertarungan ini di sebut2 sebagai salah satu laga paling menarik di kelas cruiserweight karena mempertemukan dua nama besar dengan basis penggemar yang kuat.
Di tengah persiapan menghadapi duel penting tersebut, Ramirez masih menjalani pemulihan dari operasi bahu, sebuah tantangan fisik yang menambah kompleksitas jadwal nya.
kesibukan Ramirez tidak berhenti pada urusan sebagai petinju aktif.
Di usia 34 tahun, dia mulai serius menekuni dunia promosi tinju melalui perusahaan milik nya, Zurdo Promotions.
Perusahaan ini bukan cuma proyek sampingan, melainkan masa depna jangka panjang Ramirez bahkan setelah masa bertarung nya berakhir.
Zurdo Promotions baru saja mengumumkan langkah penting dengan ikut mempromosikan sebuah kartu pertandingan yang akan digelar pada 31 Januari di Texas.
Acara ini akan di produksi bersama Knuckle Up Promotions dan Heil Law, menandai kolaborasi lintas promotor yang menunjukkan bahwa Zurdo Promotions mulai di percaya sebagai mitra serius dalam penyelenggaraan event profesional.
Ajang bertajuk Gulf Coast Glory ini di jadwalkan berlangsung di Richard M. Borchard Regional Fairgrounds Robstown, sebuah lokasi yang berada sekitar 20 menit di sebelah barat Corpus Christi kota pesisir yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Ramirez.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Corpus Christi adalah kota yang pernah menjadi saksi momen penting dalam perjalanan karir nya sebagai juara dunia.
Dalam kartu pertandingan tersebut, sejumlah nama petinju di jadwalkan tampil meski lawan mereka belum diumumkan secara resmi.
Dari kelas menengah, ada Julian Delgado dengan rekor 7 kemenangan dan 1 kekalahan.
Di kelas welter junior Jerry Belmontes yang sudah berpengalaman dengan rekor 21-10 juga akan tampil.
Selain itu Kareem Hackett akan menjalani debut nya di kelas cruiserweight setelah terakhir kali berlaga pada Maret 2024 ketika kalah KO dari Rowdy Montgomery.
Nama lain yang masuk daftar adalah Enkhmandakh Kharkhuu, petinju kelas bulu yang masih tak terkalahkan dengan 7 kemenangan.
Kartu ini tidak dibangun sebagai ajang penuh bintang besar, melainkan sebagai panggung bagi petinju yang sedang mencari pijakan lebih kuat dalam karir mereka.
Pendekatan ini sejalan dengan visi Ramirez sebagai promotor, yang ingin memberi ruang bagi petinju berkembang, tidak hanya mengejar laga instan berorientasi keuntungan jangka pendek.
Jika menilik ke belakang, Zurdo Promotions bukanlah pemain baru yang tiba tiba muncul. Perusahaan ini telah menggelar dua acara sebelum nya.
Pada Desember 2020, Zurdo Promotions mengadakan pertunjukan di Galveston dengan laga utama mempertemukan Ramirez melawan Alfonso Lopez.
Saat itu Ramirez menang melalui TKO pada ronde ke 10 di kelas light heavyweight.
Acara lain di gelar di kampung halaman nya sendiri di Mazatlan Sinaloa Meksiko, sebuah langkah yang memperlihatkan kedekatan Ramirez dengan akar tempat dia tumbuh.
Mazatlan memiliki peran penting dalam membentuk karakter Ramirez, baik sebagai manusia maupun sebagai petinju.
Dalam berbagai kesempatan, dia kerap menekankan bahwa masa kecil nya di kota tersebut mengajarkan nya untuk bertahan dan bekerja keras.
Bagi Ramirez, terjun ke dunia promosi bukan hanya soal bisnis, melainkan upaya menjadi penghubung antara Meksiko dan Amerika Serikat, dua wilayah yang sangat memengaruhi perjalanan hidup dan karir nya.
Pernyataan Ramirez soal Corpus Christi juga menguatkan hal tersebut. dia menyebut kota itu sebagai tempat yang istimewa karena di sanalah dua kali mempertahankan gelar juara dunia saat masih berlaga di kelas super middleweight.
Pada Februari 2018, Ramirez menghentikan perlawanan Habib Ahmed lewat TKO ronde ke-10 di Corpus Christi.
Sepuluh bulan kemudian, dia kembali ke kota yang sama untuk menjalani laga ulang melawan Jesse Hart dan keluar sebagai pemenang melalui keputusan mayoritas.
Dua kemenangan itu memperkuat status Ramirez sebagai juara dunia yang konsisten.
Corpus Christi pun menjadi keemasan karir nya, ketika nama nya masih mendominasi kelas super middleweight sebelum akhir nya naik divisi dan menantang diri nya sendiri di kelas yang lebih berat.
Kini dengan menggelar acara promosi di wilayah yang memiliki nilai historis bagi nya, Ramirez seolah ingin menutup lingkaran perjalanan.
Dari petinju muda yang berjuang keluar dari Mazatlan menjadi juara dunia, lalu kembali sebagai figur berpengaruh yang membuka peluang bagi generasi berikut nya.
Langkah Ramirez sebagai promotor juga mencerminkan perubahan, di mana petinju tidak lagi hanya bergantung pada promotor besar, tetapi mulai membangun struktur sendiri.
Dengan pengalaman panjang sebagai petarung elite, Ramirez memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memperlakukan petinju di bawah naungan nya, memahami risiko dan kebutuhan yang sering kali di abaikan dalam sistem lama.
Jika Gulf Coast Glory berjalan sukses, acara ini bisa menjadi pijakan penting bagi Zurdo Promotions untuk berkembang lebih jauh.
Dengan status juara dunia, tantangan besar di depan mata, dia tidak hanya bertarung untuk hari ini, tetapi juga sedang menyiapkan panggung bagi masa depan, baik untuk diri sendiri maupun untuk dunia tinju yang telah membesarkan nama nya.
#Gilbertoramirez #Zurdopromotions










Pingback: O'neil Bell vs Mormeck, 20 tahun Duel Legendaris Penjelajah
Pingback: Aloys junior di tantang oleh Viddal Riley, sindiran pedas