Pendapat Floyd Schofield Tentang Duel Daviz vs Ortiz

Floyd schofield tentang duel ortiz vs daviz

Keyshawn Davis mempunyai nama besar, medali Olimpiade, sorotan media dan ekspektasi publik yang mengarah satu arah.

Tapi Tinju jarang berjalan sesuai dengan itu semua. menurut Floyd Schofield Jr, pertarungan Davis melawan Jamaine Ortiz pada 31 Januari nanti sama sekali tidak mudah seperti yang di bayangkan banyak orang.

Bagi Schofield, ini bukan laga unggulan vs pelengkap. Ini duel fifti fifti, pertarungan yang bisa bergerak ke mana saja tergantung siapa yang lebih siap berperang bukan siapa yang lebih di kenal.

Satu yang di sorot Schofield adalah bagaimana persepsi publik sering kali terlalu di pengaruhi oleh reputasi.

Davis datang dengan momentum popularitas. Nama nya lebih menjual, sering muncul di highlight juga lebih mudah di pasarkan. Biasa nya hal seperti itu bisa menciptakan ilusi keunggulan.

Kalau pertarungan ini berjalan hingga ronde terakhir dan berakhir di tangan juri, Ortiz lah yang berpotensi di rugikan.

Tak bisa di pungkiri dan ini kenyataan di tinju sekarang. Petinju yang kurang ramai sering di tuntut tampil jauh lebih dominan hanya untuk di anggap sama rata.

Davis sebalik nya, cukup bertarung dengan amana untuk tetap di persepsikan unggul.

Namun Schofield menekankan popularitas tidak memukul, bertahan dan tidak memenangkan ronde.

Davis sudah memprediksi kemenangan lewat penghentian. Itu bukan hal aneh. Hampir semua petinju mengatakan hal yang sama sebelum naik ring. Tapi Schofield menilai ucapan seperti itu lebih sering menjadi bagian dari ritual promosi ketimbang kejadian asli di dalam ring.

Kalau saya bilang jujur, justru pertarungan yang paling berbahaya adalah yang di anggap pasti. Ketika satu pihak terlalu di yakini menang, ruang kejutan terbuka lebar. Tinju punya kebiasaan membalik kan keunggulan yang berlebihan.

Jamaine Ortiz mungkin tidak datang dengan karpet merah, tapi dia membawa sesuatu yang sering terlupakan yaitu pengalaman fungsional.

Dia sudah terbiasa bertarung di kelas junior welterweight. pernah menjalani pertarungan jarak jauh menghadapi lawan yang memaksa bertahan menyesuaikan diri.

inilah modal yang sering baru terasa nilai nya setelah ronde ke enam. Saat tenaga mulai di uji, saat rencana A gagal dan ego harus di turunkan. Ortiz sudah pernah berada di sana. Davis belum tentu.

Schofield melihat Ortiz sebagai petinju yang tahu bagaimana menjaga serangan tanpa harus bingung. inilah kualitas yang jarang terlihat di highlight, tapi sangat menentukan hasil.

Tak adil jika hanya membicarakan Ortiz tanpa menyorot Davis secara jujur.

Davis adalah petinju berbakat, cepat, punya dasar teknis kuat dari latar belakang Olimpiade. Tapi Schofield mengajukan pertanyaan nyelekit…

sejauh mana semua itu sudah di uji di level profesional??

Davis belum lama ini kurang aktif. Laga ini juga menjadi debut nya di kelas baru setelah lama berada di lightweight.

Perpindahan kelas bukan cuma soal angka timbangan. Ini rasa pukulan dan bagaimana tubuh bereaksi saat di tekan petinju yang secara alami lebih besar.

Pengamatan saya, inilah zona abu abu Davis. Bukan karena dia tidak mampu, tapi karena belum pernah di paksa menjawab pertanyaan sulit di ring profesional.

Duel ini digelar di undercard laga besar Teofimo Lopez vs Shakur Stevenson, panggung yang cukup terang untuk mengubah persepsi. Tapi Schofield melihat ini lebih dari kesempatan tampil.

Bagi Davis, ini ujian apakah dia benar2 siap naik ke level berikut nya, bukan hanya lewat nama dan potensi, tapi lewat ketahanan dan kedewasaan bertanding.

Sedangkan untuk Ortiz, ini peluang untuk membuktikan bahwa konsistensi dan pengalaman masih mampu menerobos di tengah nama se besar Davis.

pertarungan ini akan di tentukan oleh hal hal kecil..siapa yang lebih sabar, tidak panik saat rencana awal gagal dan siapa yang mau berusaha keras tanpa bergantung pada reputasi.

Nama besar bisa membuka pintu, tapi begitu bel berbunyi, semua kembali ke dasar, memukul, adaptasi, keberanian menghadapi serangan yang tak terlihat.

#Floyschofield #Keyshawndavis #jamaineortiz

1 komentar untuk “Pendapat Floyd Schofield Tentang Duel Daviz vs Ortiz”

  1. Pingback: Kesibukan lain Gilberto Ramirez Membangun Zurdo Promotions

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top