Selalu ada satu nama yang bakal jadi penerus legenda, di era sekarang nama itu adalah Jaron Boots Ennis.
Lahir di Philadelphia pada 26 Juni 1997, Ennis tidak hanya juara dunia dia fenomena, dengan rekor 34 menang tanpa kalah (30 di antara nya lewat KO dia seperti campuran kecepatan, kekuatan dan insting pembunuh yang jarang muncul di era modern.
Kalau kalian pernah lihat dia bertarung pasti mengerti maksud saya, cara dia memindahkan kaki, mengubah stance dari orthodox ke southpaw dan melontarkan kombinasi seperti nonton seseorang yang sudah satu langkah lebih cepat dari semua orang di ring.
Baca juga: Prediksi duel gervonta davis vs jake paul
Sekarang dia memegang dua sabuk besar IBF dan WBA kelas welter, di usia masih muda posisi nya sudah di puncak salah satu divisi paling keras dalam tinju.
Tapi petarung sejati tak pernah puas, Ennis sudah bersiap naik kelas ke super welter (154 lbs) langkah yang bisa jadi awal menuju status bintang besar berikut nya.
Buat saya pribadi ini bukan cuma nambah sabuk tapi pembuktian, apakah Jaron Ennis cuma bakal jadi juara dunia multi divisi biasa atau dia akan menulis buku baru dalam sejarah tinju, mari kita lihat perjalanan lengkap nya.
Baca juga:
Ennis mulai serius meniti jalan sebagai petinju amatir sekitar 2014, dalam dua tahun saja dia berhasil nunjukin bahwa diri nya bukan berbakat tapi bakat langka.
Rekor nya di level amatir 22 menang dan cuma 3 kalah plus dua kemenangan lewat KO.
Tahun 2014 dia menyabet medali perak di Golden Gloves ajang amatir paling bergengsi di Amerika, bukan nya puas tahun berikut nya dia balik lagi dan langsung rebut medali emas.
Baca juga:
Masih di tahun yang sama dia juga juara USA Youth National Championships bukti kalau dia sudah terlalu bagus buat level amatir, beberapa bulan kemudian Ennis memutuskan lompat ke dunia profesional.
Tanggal 30 April 2016 di usia baru 18 tahun naik ke ring profesional untuk pertama kali nya melawan Cory Muldrew hasil nya brutal.
Begitu bel pertama bunyi Ennis langsung ngegas, sebuah kombinasi hook kanan dan uppercut kiri mendarat membuat Muldrew oleng dan akhir nya tumbang di ronde pertama KO cepat di debut profesional.
Baca juga:
Saya masih ingat banyak komentator waktu itu bilang ini anak kayak versi muda Roy Jones Jr, sejak hari itu nama Jaron Ennis resmi masuk radar para promotor besar.
Dua tahun kemudian tepat nya 20 Juli 2018 Ennis mendapat ujian serius pertama.
Dia harus lawan Armando Alvarez (rekor 18-0) buat sabuk WBC USNBC Silver Sama sama belum terkalahkan dan haus kemenangan.
Tapi di atas ring Ennis kelihatan seperti petarung yang sudah naik kelas di banding Alvarez, kecepatan tangan nya kombinasi hook kanan dan uppercut semua nya telak dan tajam.
Ronde ke 3 Alvarez mulai tak berdaya dan beberapa detik kemudian wasi langsung menghentikan laga TKO untuk Ennis.
Di situlah karir nya mulai melesat, media mulai melirik, promotor makin serius dan para penggemar mulai percaya kalau bocah dari Philadelphia ini beneran next big thing.
Baca juga:
Tahun 2020 mendapat peluang besar untuk merebut gelar dunia IBO kelas welter,
Lawan yang di hadapi juga bukan petinju yang mudah di tundukkan bernama Chris van Heerden mantan juara dunia asal Afrika Selatan.
Tapi sial nya baru ronde pertama terjadi benturan kepala yang membuat Van Heerden berdarah parah, pertarungan dihentikan, hasil nya no contest.
Ini adalah satu momen paling nyesek buat Ennis, dia sudah kelihatan dominan di awal, mau tidak mau dia harus menunggu lagi buat kesempatan berikut nya.
Setelah sekian lama nunggu akhir nya kesempatan besar datang juga, 7 Januari 2023 Ennis naik ring lawan Karen Chukhadzhian petinju Ukraina dengan gaya defensif yang sangat menyusahkan lawan.
Selama 12 ronde penuh Ennis mendominasi Dia menyerang dari segala arah tapi Karen lincah luar biasa tak bisa di jatuhkan tapi juga tidak bisa menyerang balik secara efektif.
Akhir nya juri memberi skor telak 120–108 buat Ennis di semua lembar penilaian.
Setahun kemudian Ennis memberi kesempatan rematch buat Karen, kali ini dia tampil jauh lebih hidup, dari awal sampai akhir dia kontrol penuh jalan nya pertarungan, karen tetap tangguh tapi Ennis udah paham cara membongkar pertahanan nya.
Setelah 12 ronde Ennis menang unanimous decision lagi dengan skor dominan 119–107, 117–109, 116–110.
Tanggal 12 April 202. Ennis naik ring lawan Eimantas Stanionis juara WBA reguler dalam duel unifikasi, awal nya laga berjalan ketat, Stanionis maju tanpa takut menekan terus dari awal.
Tapi mulai ronde ke 4 boots mulai panas ,dia menemukan lubang di pertahanan lawan kemudian masuk dengan kombinasi hook kanan dan uppercut kiri yang mendarat telak.
Ronde 6 jadi puncak nya kombinasi brutal Ennis membuat Stanionis jatuh meski sempat bangkit pelatih Stanionis akhir nya nyerah sebelum ronde ke 7 di mula, Ennis menang RTD ronde 6 sekaligus merebut sabuk WBA.
Setelah menyatukan sabuk IBF dan WBA Ennis tidak butuh waktu lama buat ambil keputusan besar dia naik ke kelas super welter (154 lbs).
Langkah ini logis karena badan nya memang makin berkembang, tapi tentu saja, tantangan nya juga jauh lebih berat, di sini dia akan bertemu petinju tinggi besar dengan reach panjang dan power brutal.
Sekarang waktu nya kita bahas sedikit kelebihan dan tantangan berikut nya.
Kelebihan Ennis: Kecepatan tangan yang bisa switch stance dengan lancar dan punya IQ tinju tinggi.
Tantangan nya: lawan di 154 lbs jauh lebih besar dan kuat, Ennis harus membuktikan kalau dagu nya cukup keras buat menahan pukulan mereka.
Jika debut nya lawan petinju menengah dia bisa menang TKO di bawah 8 ronde, tapi kalau langsung lawan petinju papan atas mungkin akan ketat bisa saja menang angka.
Menurut penulis Ennis punya semua bekal buat sukses di divisi baru, dia masih muda, cepat belajar dan punya mental kuat dan tak mudah rapuh.
Dari anak muda Philadelphia yang pernah cuma jadi prospek, sekarang Jaron Ennis berdiri di puncak, mungkin saja ini baru permulaan.
#JaronEnnis #BootsEnnis #TinjuDunia









