Dulu kita kenal nama besar seperti Gennady GGG Golovkin, sekarang Kazakhstan mulai punya penerus yang sama garang nya, nama nya Bek Nurmaganbet, anak muda yang gaya dan aura nya sudah seperti calon juara dunia masa depan.
Bek lahir tanggal 13 Februari 1998, sejak awal sudah menunjukan kalau dia petinju yang punya masa depan cerah.
Yang paling menonjol tentu saja adalah kekuatan nya, pukulan tangan kiri nya keras itu seperti batu, dari 15 kemenangan yang sudah dia kumpulkan 13 di antara nya selesai lewat KO.
Baca juga: Agit kabayel calon penguasa kelas berat masa depan?
Hampir semua lawan nya tumbang sebelum bel panjang berbunyi, setiap kali nonton rekaman pertarungan nya seperti nonton versi modern dari GGG tapi dengan sentuhan yang lebih cepat dan tajam.
Nurmaganbet punya kombinasi langka, tenang tapi brutal dingin dan berbahaya.
Bicara divisi menengah super sekarang memang jadi salah satu kelas paling panas, di sana ada Canelo Alvarez, armando resendiz, christian mbilli, David Morrell dan lain lain.
Tapi perlahan di antara barisan itu mulai muncul sosok dari Asia Tengah yang bikin orang menoleh dua kali.
Bek Nurmaganbet ini datang bukan cuma buat numpang eksis, dia datang buat mencuri perhatian bahkan mungkin merebut tahta.
Saya sempat baca perjalanan karir nya, ternyata si Bek ini bukan instan jadi jago Jalan nya panjang, debut amatir nya di mulai tahun 2015 waktu itu masih bocah 17 tahun tapi sudah punya keberanian luar biasa.
Enam tahun di dunia amatir dia melawan dengan gaya yang beda beda, ada yang cepat, defensif ada juga yang garang.
Dari situ keliatan bagaimana Bek belajar membaca lawan terutama belajar kapan harus menyerang.
Catatan amatir nya juga lumayan kuat, 27 kemenangan, 11 kekalahan dan 6 KO, memang angka kekalahan itu keliatan banyak buat ukuran calon juara.
Menurut saya kekalahan di masa muda itu yang bikin dia punya mental yang kuat karena dari situ dia belajar bukan cuma soal menang tapi gimana rasa nya jatuh dan bangkit lagi.
Yang mungkin banyak orang tidak tahu, Nurmaganbet juga sempat jalan dua kaki, dia jadi petinju amatir dan profesional secara bersamaan.
Biasanya petinju yang udah debut profesional tidak boleh lagi main di amatir, tapi waktu itu aturan sudah longgar.
Kazakhstan pinter mengambil kesempatan itu, mereka tahu kalau Bek main di dua dunia sekaligus pengalaman nya bakal dobel, di amatir dia dapet pengalaman melawan gaya bertarung Eropa dan Asia sedangkan di profesional dia di asah buat mengejar KO.
Hasil nya Lahir petinju dengan teknik tajam tapi punya insting pembunuh.
Debut profesional nya terjadi 26 Juli 2020 lawan nya Tamas Laska dari Hungaria, waktu itu banyak yang cuma mengangap ini duel pemanasan, tapi ternyata hasil nya tidak sesederhana itu.
Baca juga:
Bek cuma butuh satu ronde buat melumpuhkan laska di menit 2:24 duel sudah selesai, tak heran kalau media lokal langsung heboh karena Kazakhstan punya bintang baru.
Di duel ke 5 nya lawan Bruno Sandoval dari Meksiko pada september 2021.
Baru dua menit lewat sedikit wasit sudah menghentikan laga karena Sandoval di hajar habis habisan.
Tidak hanya kekuatan tapi ketenangan Bek dalam eksekusi itu yang bikin orang kagum, tidak grusah-grusuh tapi tahu persis kapan harus menghajar.
Beberapa bulan kemudian Desember 2021 dia bertemu dengan Jose Miguel Torres dari Kolombia.
Torres punya reputasi keras dan KO power yang ngeri ngeri sedap, tapi lagi lagi hasil nya sama ronde pertama menit 2:17 duel selesai torres tidak bisa lanjut.
Masuk tahun 2023 Nurmaganbet bertemu lawan asal Venezuela Heber Rondon, Ini juga tidak main main Rondon punya 13 KO dari 20 kemenangan.
Prediksi pengamat dan komentator waktu itu pertarungan bakal panjang tapi ternyata baru ronde pertama juga sudah selesai lagi.
Nurmaganbet ngeluncurin kombinasi pukulan yang bikin Rondon tersentak dan sebelum sempat pulih wasit sudah maju melambaikan tangan.
Dari situ saja sudah kebayang seberapa efisien nya dia di ring.
Ada banyak petinju kuat tapi cuma sedikit yang punya naluri buat mengakhiri lawan secepat mungkin, Nurmaganbet termasuk di kategori langka itu.
Lanjut di bulan april 2025 dia bertemu Encarnacion Diaz dari Kosta Rika, sama seperti sebelum nya lawan punya pengalaman panjang dan mental tidak kaleng kaleng.
Tapi Bek tetap saja santai Ronde pertama menit 2:23, KO lagi, kalau di hitung hitung hampir semua lawan terakhir nya tumbang di ronde awal.
Ini bukan lawan lawan debutan, ada yang punya 20 an kemenangan ada juga yang senior dengan rekor KO tinggi.
Lima bulan setelah menghancurkan Diaz dia balik lagi naik ring lawan Steven Sumpter di Las Vegas, semua orang mengira ini bakal jadi ujian berat karena Steven punya rasio KO 9 dari 11 kemenangan.
Tapi ternyata Nurmaganbet lagi-lagi terlalu kuat, dari awal sampai duel di hentikan dia ngontrol penuh, tenang bahkan bikin sudut lawan sendiri yang minta pertarungan di akhiri.
Itu salah satu tanda petinju besar lawan bukan kalah karena pukulan tapi karena mental nya sudah kehabisan ruang buat percaya diri.
Sekarang rekor 15-0 (13 KO), sulit tidak bilang kalau dia calon juara dunia berikut nya dari Kazakhstan tentu saja jalan nya masih panjang karena di kelas menengah super saingan nya buas buas semua.
Namun ada beberapa senjata andalan yang cukup menyulitkan jika berhadapan dengan nya.
Pertama dia petinju southpaw, bagi yang mengerti tinju, tahu lah betapa ngeselin nya melawan kidal, sudut serang nya beda timing nya kurang familiar dan pukulan kiri nya sering nyusup dari arah yang tak terduga.
Kedua power nya luar biasa, 13 KO dari 15 pertarungan jelas bukan angka murahan.
Ketiga mental nya, Latar belakang amatir yang panjang bikin dia tahan banting dan tak gampang panik
Dan terakhir dukungan negara nya Kazakhstan lagi haus figur baru setelah era GGG.
Jadi kalau Nurmaganbet terus konsisten dukungan promotor dan fans pasti bakal mengalir deras.
#BekNurmaganbet #TinjuDunia #SuperMiddleweight









