Liam Paro vs David Papot: babak belur tapi menang

Liam Paro babak belur tapi menang melawan Papot

Ribuan orang berdiri, berteriak, bertepuk tangan dan menunggu dua nama besar melangkah ke ring Liam Paro sang kebanggaan Australia melawan David Papot petinju teknikal asal Prancis yang datang dengan rekor tak terkalahkan.

Saya masih ingat jelas di layar TV bagaimana suasana nya terasa bergetar saat nama Paro di panggil, penonton di Australia itu memang kompak Mereka hadir seperti tenaga tambahan buat petarung nya.

Begitu sorakan menggema rasa nya sulit membayangkan siapa pun bisa tetap tenang.

Baca juga: prediksi oscar collazo vs jayson vayson, duel perebutan gelar dunia

Tapi Papot dengan wajah datar nya yang khas justru terlihat sangat fokus, tidak ada senyum atau gaya berlebihan hanya ekspresi dingin seorang petinju yang tahu apa yang dia kejar.

Begitu bel pertama berbunyi suasana berubah total, Paro langsung menekan sejak awal seperti ingin menunjukkan bahwa ring ini milik nya.

Sementara Papot seperti biasa tampil penuh perhitungan.

Jab nya cepat dan akurat tapi Paro punya sesuatu yang tidak tertulis di statistik, keberanian untuk tetap maju meski kena pukul, papot sempat membuat area mata kiri Paro memerah tapi saya bisa melihat Paro tidak kehilangan semangat sedikit pun.

Justru setelah itu di ronde ketiga dia menutup dengan serangan hook kiri kanan yang keras penonton pun langsung buka mulut sambil tegak.

Saya pikir dari situ mental Papot mulai terguncang sedikit.

Memasuki ronde ke 4 dan ke 5 duel makin panas Paro meningkatkan serangan dan saya sempat berpikir Papot akan mulai goyang setelah kena uppercut kiri yang membuat dagu nya mengangkat sedikit.

Tapi ternyata petinju Prancis itu masih cukup tangguh dia bergerak ringan memanfaatkan jab lurus untuk mencuri angka.

Saya suka bagaimana dia menjaga ketenangan meski suasana arena benar-benar gila malam itu namun ronde ke 6 berubah lagi Paro seperti menolak kalah di depan pendukung nya sendiri.

Dia menyerang ke tubuh melepaskan kombinasi cepat yang membuat Papot lebih banyak bertahan, dari sini terlihat bahwa duel ini bukan cuma soal teknik tapi soal hati.

Di ronde ke 7 drama mulai terasa Jab Papot berulang kali mendarat dan membuat mata kanan Paro membengkak.

Saya sempat berpikir wasit akan menghentikan pertarungan tapi ternyata tidak, di situ saya lihat sisi lain Paro mata nya nyaris tertutup tapi dia tetap maju terus menekan seolah rasa sakit bukan masalah itu momen yang bikin penonton berdiri semua.

Ronde ke 8 dan ke 9 jadi seperti roller coaster.

Papot kembali menampilkan teknik nya mencuri angka lewat kombinasi lurus, tapi Paro tetap menggila menutup ronde dengan serangan bertubi tubi di tali ring.

Walau mata nya makin bengkak dia terus maju.

Menurut saya di sinilah mental seorang petarung sejati terlihat, kadang yang menentukan bukan teknik tapi kemauan untuk tetap berdiri saat tubuh sudah nyaris menyerah.

Masuk ronde ke-10 sampai ke-12 suasana nya sudah seperti film laga.

Kedua nya sama sama lelah tapi tak mau berhenti, Paro menekan terus Papot bertahan sambil membalas lewat counter cepat.

Bel terakhir berbunyidan keduanya sama sama kelelahan, tak ada pelukan pura pura tak ada gestur berlebihan hanya dua petarung yang tahu mereka baru melalui neraka kecil di atas ring.

Lalu tibalah momen penentuan Juri membacakan skor:
116–112, 116–112, dan 115–113.
Unanimous Decision untuk Liam Paro.

Arena langsung riuh Orang orang melompat ada yang menangis ada yang memeluk teman di sebelah nya.

jujur saja saya ikut merinding, Paro menang bukan cuma karena pukulan nya lebih banyak tapi karena mental nya lebih besar, dia bertarung dengan satu mata bengkak tapi tetap menekan lawan nya sampai akhir.

Menurut saya pribadi inilah kemenangan yang pantas di rayakan bukan karena sempurna tapi karena manusiawi.

Rasa nya ada yang kurang jika partai tambahan tidak di bahas karena duel ini juga tak kalah seru.

Dari kelas bulu super Liam Wilson salah satu petinju favorit saya karena gaya bertarung nya yang berani dan tajam.

Lawan nya kali ini jorge Santana dari Republik Dominika, banyak yang mengira duel ini akan berjalan panjang tapi ternyata Wilson tak mau buang waktu.

Sejak ronde pertama dia sudah tampil meyakinkan, straight nya menusuk dan pergerakan nya lincah.

Santana sempat mencoba membalas dengan hook kanan ke arah tubuh tapi Wilson terlalu cerdas untuk tidak terjebak.

Lalu di ronde ke 3 kejadian besar itu datang, Santana sedikit menurunkan guard setelah jab dan Wilson langsung menghantam dengan left hook keras ke rahang, seketika Santana jatuh ke kanvas.

Saya sampai reflek berdiri karena pukulan itu benar-benar telak.

Santana memang sempat bangkit di hitungan ke-8 tapi kurang meyakinkan akhir nya Wasit langsung menghentikan pertarungan TKO untuk Liam Wilson.

Begitu pertandingan di hentikan Wilson berteriak sambil menepuk dada.

Sorakan penonton menggema lagi seolah malam itu seluruh Australia bersatu mendukung dua jagoan mereka.

Pandangan saya ini salah satu performa terbaik Wilson sejak kalah satu tahun lalu.

Dia terlihat lebih tenang tapi tetap mematikan.

Usai duel Wilson sempat bilang..

“Saya tahu Santana berbahaya tapi saya percaya dengan diri saya sendiri Malam ini bukti bahwa kerja keras tidak pernah bohong.”

Kalau di lihat dari dua pertarungan itu, Australia sedang berada di puncak semangat tinju.

Paro dengan gaya pantang menyerah nya Wilson dengan kekuatan KO nya, dua dua nya memperlihatkan hal yang sama bahwa keberanian dan ketekunan tetap jadi faktor utama di olahraga sekeras ini.

Mereka tidak hanya memberikan kemenangan. tapi juga inspirasi bagi para penggemar bahwa kerja keras selalu punya tempat di atas ring.

Pat Rafter Arena jadi saksi manusia yang berjuang, berdarah dan tidak menyerah.

malam itu dua nama Liam Paro dan Liam Wilson menulis babak baru dalam sejarah tinju Australia dengan tinta keberanian.

#TinjuDunia #LiamParo #DavidPapot

Scroll to Top