Lawan Ecek Ecek! Dmitry Bivol Hanya Menang Angka Atas Michael Eifert

Bivol menang angka atas Eifert di rusia

Dmitry Bivol menang mudah terhadap lawan nya Michael Eifert yang memang bukan kelas nya, dia mendominasi setiap detik pertarungan, memimpin pertukaran pukulan dan hampir tidak dalam kondisi berbahaya. 

Sejak duel ini diumumkan, banyak penggemar tinju sudah mengernyitkan dahi, Eifert ini punya apa untuk mengancam seorang Bivol, dia memang datang sebagai penantang wajib IBF satus nya sah tidak ada yang salah secara aturan. 

Tetapi jika berbicara soal kualitas lawan juga pengalaman elite dan kemampuan bersaing di level tertinggi kelas berat ringan, nama nya jarang muncul dalam percakapan penggemar.

Bivol adalah satu satu nya petinju yang berhasil memecahkan teka teki Artur Beterbiev dalam dua pertarungan besar yang menguras fisik dan mental, sementara Eifert datang dengan kemenangan terbesar atas Jean Pascal yang sudah jauh melewati masa emas nya.

Jarak antara kedua nya terlalu lebar itu terlihat sejak ronde pertama, bel belum lama berbunyi hook kiri balasan dari Bivol menghantam sasaran dan menjatuhkan Eifert ke kanvas. 

Penonton tidak terkejut karena mereka tau siapa lawan nya, setelah bangkit dari knockdown petinju Jerman itu memang menunjukkan keberanian dia tidak menyerah terus maju, yang paling menyakitkan bagi Eifert mungkin bukan pukulan yang masuk tapi kenyataan bahwa dia tidak mampu memaksa sang juara merasa terancam akan kalah.

Bivol bertarung seperti orang yang sedang menyelesaikan pekerjaan kantor pada hari Jumat sore, tenang, santai dan tidak ada momen di mana dia terlihat harus berfikir keras untuk mencari solusi semua mengalir begitu saja.

Semua orang tak menampik Bivol adalah salah satu petinju terbaik di dunia tetapi dominasi yang tidak ada tantangan kadang membuat pertarungan nya kehilangan drama, saat petinju lain harus bertarung mati-matian untuk menang dia seperti sedang melakukan sparring kelas tinggi.

Jab demi jab menghantam wajah Eifert, pukulan kanan lurus masuk berkali kali, hook kiri ke tubuh terus menggerogoti stamina lawan nya namun sang juara tidak  menginjak pedal gas sampai habis.

Beberapa kali terlihat jika Bivol mau mengambil resiko lebih besar pertarungan ini mungkin selesai sebelum ronde tengah, tapi itu bukan gaya nya, dia lebih suka menang klemar klemer dari pada menang KO spektakuler, hasil nya selalu sama yaitu membosankan bagi sebagian orang tapi memukau bagi yang memahami seni tinju.

Masalah terbesar dari laga ini adalah kualitas lawan nya, WBO kabar nya tidak memberikan pengakuan resmi untuk pertarungan ini sebagai laga pertahanan sabuk versi mereka itu saja sudah cukup menggambarkan bagaimana duel ini di pandang oleh banyak pihak.

Sulit menjual nama Eifert adalah ancaman serius ketika sepanjang malam dia lebih banyak bereaksi dari pada menyerang, pada akhi rnya kartu skor 118-107 dari ketiga juri mungkin cukup murah hati bagi Eifert.

Bivol menyapu bersih seluruh ronde, kemenangan ini memang menjaga status nya sebagai raja kelas berat ringan, rekor nya bertambah dan nama nya tetap berada di jajaran elite dunia, tetapi jika tujuan para penggemar adalah melihat Dmitry Bivol betul betul di uji maka malam ini mereka tidak mendapatkan nya.

Menurut penulis lawan Bivol untuk ke depan nya ada 3 nama yang memang tidak lepas dari pembahasan.

1. David Benavidez, inilah yang paling ramai, WBC sebelum nya sudah bilang bahwa dia adalah penantang wajib setelah Bivol menjadi juara tak terbantahkan, kubu Benavidez sendiri juga mengaku komunikasi awal untuk duel ini sudah berjalan. 

Namun ada sedikit hambatan karena situasi sabuk sekarang, Benavidez sudah naik ke cruiserweight dan merebut gelar milik Zurdo Ramirez dengan KO brutal sementara Bivol masih harus menghadapi urusan mandatory dari organisasi lain, tetapi si monster Mexico itu tetap menjadi pertarungan terbesar yang tersedia di kelas berat ringan saat ini. 

Kalau duel ini terjadi 100% akan menjadi ujian paling berbahaya untuk Bivol sejak rivalitas nya melawan Beterbiev.

2. Artur Beterbiev, meski dia baru saja menang dalam rematch cerita mereka belum selesai, pelatih dan manajemen Bivol beberapa kali menyebut bahwa trilogi melawan Beterbiev masih ada dalam rencana, bahkan ada laporan yang menyebut kubu Bivol ingin menutup rivalitas itu lebih dulu sebelum masuk ke pertarungan lain. 

Dari bisnis dan gengsi ini masih sangat besar hanya terkendala usia Beterbiev sekarang sudah memasuki masa akhir karir dan banyak pihak merasa waktu untuk trilogi semakin sempit, karena itu sebagian fans lebih ingin melihat Bivol melawan Benavidez terlebih dahulu. 

3. Callum Smith, ini yang mulai muncul dalam beberapa pekan terakhir, presiden WBO mengisyaratkan bahwa Callum Smith akan menjadi mandatory berikut nya setelah laga Eifert selesai. 

Kalau aturan organisasi di paksa berjalan maka Bivol bisa saja di perintahkan menghadapi Smith sebelum duel besar lain terjadi, namun opsi ini kemungkinan akan di hindari jika ada kesepakatan finansial besar untuk Bivol vs Benavidez atau Bivol vs Beterbiev III.

Kita tunggu saja gebrakan Bivol selanjut nya, mudah mudahan salah satu dari ke 3 nama ini akan menjadi lawan nya agar fans bisa merasakan nikmat nya pertarungan yang sesungguh nya.

#DmitryBivol #MichaelEifert

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top