Banyak orang menganggap Rico Verhoeven hanya menjadi pelengkap acara datang beberapa ronde lalu tumbang oleh Oleksandr Usyk di Giza Mesir nanti, namun pandangan itu tidak di sukai oleh Peter Fury.
Pelatih senior yang sudah lama berkecimpung di tinju kelas berat itu merasa publik terlalu meremehkan, menurut nya mereka melihat Rico seperti orang jalanan yang baru masuk ring tinju,
Peter berulang kali bilang bahwa dia bukan petarung influencer atau atlet crossover dadakan juga tidak semata mata bertarung hanya demi uang.
Rico Verhoeven adalah legenda hidup kickboxing, selama lebih dari satu dekade pria Belanda itu menguasai kelas berat mempertahankan gelar nya menghadapi banyak petarung berbahaya dan tetap bertahan di puncak.
Dalam olahraga tarung bertahan lama di level elite jauh lebih susah di bandingkan menjadi juara sesaat, itulah alasan Peter Fury merasa Rico layak di hormati, orang terlalu fokus pada Rico hanya memiliki satu pertandingan tinju profesional padahal pengalaman bertarung nya sudah sangat panjang, dia sudah hidup di dunia pertarungan sejak kecil dan tekanan panggung besar bukan sesuatu yang asing bagi nya.
“Kita tidak membawa orang yang baru sekali naik ring lalu di tarik dari jalanan, dia raja kickboxing, apa yang dia lakukan di olahraga itu mungkin tidak akan terulang lagi.”
Peter Fury bahkan menyebut Rico sebagai serious fighting man, karena hampir semua lawan Oleksandr Usyk sebelum nya datang dari tinju murni, mereka tumbuh dengan sistem yang sama, pola latihan yang mirip dan sudah di kenali sejak amatir sedangkan Rico datang dari dunia lain, dari gerakan, cara membaca, refleks dan ritme bertarung nya berbeda.
Paman dari Tyson Fury itu percaya Rico bisa menciptakan situasi yang tidak biasa untuk Usyk, tidak berarti dia otomatis lebih baik tetapi ada kemungkinan sang juara WBC itu menghadapi sesuatu yang belum pernah dia lihat sebelum nya.
Dia mengatakan bahwa kickboxer punya gaya awkward yang sulit di tebak ketika masuk ke ring tinju, kadang hal aneh seperti itu yang membuat lawan elite kesulitan di awal pertarungan, Peter tidak mengatakan Rico akan menang mudah bahkan dia terang terangan mengakui bahwa Usyk hampir tidak punya kelemahan.
Peter menyebut Usyk sebagai petarung yang ticks all the boxes, footwork luar biasa, IQ tinju elite, stamina monster, mental juara, pengalaman amatir kelas dunia dan kemampuan membaca lawan yang menakutkan.
Dengan kata lain Peter sangat menghormati Usyk, bahkan dia mengatakan jika harus kalah dari seseorang maka Usyk adalah sosok yang layak di hormati, di sini jarang ada pelatih yang berbicara seperti itu menjelang duel besar, namun rasa hormat bukan berarti menyerah sebelum bertanding, dia juga menekankan bahwa Rico tidak takut dan tidak melihat Usyk sebagai sosok yang tak bisa di kalahkan.
Kata nya Rico membayangkan sabuk juara itu berada di rumah nya, mungkin itu tidak berlebihan namun kita tahu sebagian lawan Usyk memang terlihat kalah mental sebelum bel pertama berbunyi.
Mereka terlalu hormat dan kagum, ketika masuk ring seperti sudah menerima nasib, Peter Fury merasa tidak seperti mereka, dia menyebut Rico menyukai posisi underdog juga situasi ketika semua orang meragukan nya.
Memang benar Rico tidak punya banyak tekanan di sini, kalau kalah mayoritas orang akan berkatanYa memang sudah seharus nya begitu, tetapi jika sampai menang bahkan dengan KO itu bisa jadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah olahraga ini mungkin lebih heboh saat Mike Tyson di tumbangkan oleh Buster Douglas.
Peter Fury juga menyinggung bahwa Rico sudah mencapai semua nya di kickboxing, tidak ada lagi yang tersisa untuk di buktikan di sana dan sudah mengalahkan hampir semua nama besar.
Jadi sekarang dia mencari tantangan baru, tidak hanya uang sebagai motivasi utama namun mencari sesuatu yang lebih besar yaitu warisan yang akan di kenang nya puluhan tahun ke depan.
Yang membuat Peter Fury penasaran adalah bagaimana reaksi Usyk ketika menghadapi ritme dan gaya Rico, dia mengakui bahwa semua rencana bisa hancur ketika duel di mulai, kadang seorang petarung terlihat luar biasa saat latihan tetapi tidak mampu mengeksekusi ketika berada di depan lawan elite.
Peter Fury sendiri bukan orang sembarangan, jadi ketika dia berbicara serius soal peluang Rico itu bukan omong kosong karena dia percaya dia punya kualitas, mungkin bukan favorit tetapi bukan menjadi tumbal.
Dan itu perbedaan nya, karena banyak orang memandang duel ini seperti formalitas sebelum Usyk melanjutkan ke pertarungan lain yang di sebut sebut akan melakukan trilogi melawan Fury sebelum pensiun, sementara kubu Rico melihat nya sebagai kesempatan terbesar dalam hidup mereka.
Baca juga:
#OleksandrUsyk #RicoVerhoeven #PeterFury









