Naoya Inoue masih menjadi raja tak terbantahkan setelah bekuk Junto Nakatani lawan senegara nya, dalam laga sengit selama 12 ronde Inoue berhasil mempertahankan kursi kerajaan nya lewat kemenangan angka mutlak, tapi pertarungan ini jauh dari kata mudah.
Sejak awal ronde pertama kedua petinju tidak saling serang tanpa arah, Inoue dan Nakatani menampilkan duel taktik lewat pergerakan kaki serta timing pukulan menjadi elemen utama yang terlihat jelas.
Inoue yang memiliki kombinasi kecepatan dan akurasi tinggi tidak serta merta menerobos dia mengamati lawan nya terlebih dahulu, sementara Nakatani tak ingin kecolongandia disiplin dengan pertahanan rapat dan sesekali melepaskan pukulan balasan yang tajam.
Memasuki ronde ke 3 dan 4 tempo mulai meningkat, sang juara perlahan menemukan sasaran mulai lebih sering masuk ke dalam jangkauan, dia memanfaatkan untuk melancarkan kombinasi pukulan ke arah tubuh dan kepala.
Nakatani bukan tanpa perlawanan, dia beberapa kali berhasil menghindari serangan dan membalas dengan pukulan lurus yang membuat pertarungan tetap seimbang.
Perubahan signifikan terjadi di ronde ke 5, Inoue mulai bringas memaksa Nakatani untuk ikut terlibat dalam pertarungan jarak dekat, keputusan itu membuat duel yang semula teknis berubah menjadi lebih keras dan terbuka.
Mereka saling bertukar pukulan dengan kualitas tinggi menunjukkan kelas mereka sebagai petarung papan atas, meski tekanan meningkat tetap menjaga presisi sehingga tidak banyak pukulan yang terbuang sia-sia.
Paruh pertarungan menjadi momen penting bagi Inoue, dengan pengalaman yang lebih unggul di laga besar dia terlihat lebih tenang dalam mengontrol serangan.
Setiap kali menyerang dia segera keluar dari jangkauan lawan menghindari risiko serangan balik, strategi ini menang sementara dari poin, tetapi Nakatani mulai menunjukkan adaptasi.
Memasuki ronde ke 9 Nakatani meningkatkan tekanan secara signifikan dia mulai memotong dengan lebih efektif dan memaksa Inoue bertarung di area sempit, serangan itu sering mengenai sasaran terutama pukulan lurus dan hook yang di lepaskan dengan waktu yang tepat.
Momentum pun sempat beralih dan untuk pertama kali nya pertarungan terlihat terbuka bagi kedua kubu.
Baca juga:
Ronde ke 10 menjadi paling dramatis dalam laga ini Inoue menerima pukulan kiri keras yang membuat nya sedikit oleng, hal ini jarang terlihat dari seorang petinju dengan reputasi setangguh diri nya.
Selain itu benturan kepala yang tidak di sengaja menyebabkan luka robek di atas mata kiri Nakatani, darah mulai mengalir menambah tensi dan drama di atas ring.
Meski mengalami luka Nakatani tidak kelihatan lemah dia terus menekan dan menguasai jalannya pertarungan di ronde ini, Inoue terlihat tidak se presisi biasa nya dengan beberapa pukulan nya meleset dan pertahanan sedikit terbuka menjadi ujian mental sekaligus fisik bagi sang juara.
Namun inilah momen yang membedakan petinju hebat dari yang lain, memasuki dua ronde terakhir Inoue menunjukkan kualitas nya sebagai petarung kelas dunia.
Dia kembali menata memperbaiki pertahanan dan mulai melepas kombinasi pukulan cepat berhasil meredam pergerakan Nakatani.
Ronde ke 11 Inoue memanfaatkan kondisi lawan nya yang mulai terpengaruh oleh luka di area mata, setiap serangan yang di lancarkan selalu masuk ke sasaran dan Nakatani masih mencoba memberikan perlawanan tetapi mulai menurun.
Memasuki ronde ke 12 kedua petinju memberikan penampilan terbaik sebagai penutup laga, intensitas tetap tinggi dengan aksi saling balas pukulan yang membuat penonton sulit berpaling.
Namun Inoue sedikit lebih unggul dalam hal akurasi dan kontrol dia mampu mengunci kemenangan dengan performa tokcer di ronde terakhir ini.
Setelah 12 ronde yang melelahkan hasil akhir di umumkan, ketiga juri memberikan kemenangan untuk Inoue dengan skor 116-112 dan 115-113, sabuk WBA super, WBC, IBF, WBO dan The Ring aman di genggaman nya.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Inoue sebagai salah satu petinju terbaik di dunia saat ini, dia tidak hanya menang juga menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dalam situasi sulit.
Menghadapi lawan sekelas Nakatani yang memiliki kombinasi teknik, kekuatan dan kecerdasan ring tentu bukan tugas mudah.
Sedangkan kekalahan Nakatani tidak serta merta menghancurk reputasi nya malah sebalik nya, dia membuktikan bahwa mampu bersaing di level tertinggi lewat penampilan nya yang berani dan dia masih menjadi ancaman serius di divisi.
Pertarungan ini juga menjadi bukti bahwa tinju Jepang terus berkembang pesat di kancah dunia, dua petinju dengan gaya berbeda mampu menyuguhkan duel berkualitas tinggi yang sarat teknik dan strategi, kedua nya menghadirkan pertunjukan yang layak di kenang.
Ke depan banyak pihak akan menantikan langkah berikut nya dari Inoue, peluang untuk menghadapi lawan lawan besar lain nya semakin terbuka lebar.
Sementara itu Nakatani kemungkinan akan kembali bangkit dan mencari kesempatan untuk membuktikan sekali lagi.
Baca juga:
#Naoyainoue #Juntonakatani









