Chisora Janji Perang Melawan Wilder Tak Sampai 2 Ronde

Chisora janji tak sampai 2 ronde lawan wilder

Di acara konfrensi pers antara derek chisora melawan deontay wilder panas bahkan sebelum sarung tinju di pakai, yang awal nya santai pelahan berubah jadi ancaman terbuka.

Mereka tidak lagi promosi atau jualan laga tapi sudah masuk ke wilayah di mana dua petarung ini sama sama yakin duel tidak akan berjalan lama.

Semua berawal dari satu pertanyaan dari pembawa acara, Chisora di tanya soal komentar wilder yang mengatakan akan mengambil hati nya, istilah yang biasa di pakai untuk menggambarkan menghancurkan mental seseorang di dalam ring.

Tapi jawaban Chisora malah terlihat santai, dia bilang kalau hati nya sudah di ambil sejak lama di luar ring, reaksi ini seperti orang yang sudah kebal terhadap tekanan.

Dari situ kelihatan ini bukan petinju yang datang dengan rasa ragu tapi sudah siap masuk ke pertarungan tanpa takut tanpa banyak hitung hitungan.

Pembicaraan kemudian beralih ke kondisi fisik nya, Chisora bilang dia dalam kondisi terbaik merasa sangat fit dan lebih siap.

Dia bilang pertarungan ini bisa saja tidak sampai ronde ke 2.

“sudah lah apa lagi yang mau di tunggu..gas saja, Tim saya juga bakal bilang.. “sudah gak usah ribet langsung maju, saya harap dia siap karena saya bakal langsung maju tidak ada rencana ronde ke 2 langsung hajar itu game plan nya”.

Cishora seakan sudah menentukan dalam pikiran nya bagaimana pertarungan ini akan berjalan.

Dia mengakui satu satu nya momen yang mungkin berat bagi nya hanyalah saat berjalan menuju ring.

Itu yang penuh dengan tekanan tapi setelah bel pertama berbunyi semua nya tidak ada lagi keraguan dan perhitungan panjang yang ada hanya maju saling pukul.

Chisora tidak datang dengan rencana rumit atau membaca gerakan lawan selama beberapa ronde, dia terang terangan mengatakan kalau dia akan langsung menekan sejak awal.

Bahkan dia akan memberi instruksi ke tim nya untuk tidak perlu banyak berfikir langsung saja jalan.

Di sisi lain Deontay Wilder tidak terlihat terganggu oleh semua itu, reaksi nya tenang tapi tetap menyimpan ancaman.

Dia tidak membantah kemungkinan pertarungan selesai cepat, namun dia menambahkan satu kata yang langsung mengubah arah pembicaraan.

Menurut Wilder Chisora tidak perlu khawatir dengan kekuatan pukulan nya yang harus dia khawatirkan sesuatu yang tidak dia lihat.

“Dia tak perlu khawatir soal power saya, dia cuma perlu khawatir tak bisa melihat pukulan datang, kita tahu Derek terkenal dengan tekanan (pressure), tapi tekanan tak akan bisa menghancurkan saya justru memperlihatkan siapa saya sebenar nya, yang bakal dia rasakan nanti adalah sesuatu yang belum pernah dia rasakan sepanjang karir nya.

Jika di artikan pukulan yang paling berbahaya tidak selalu yang paling keras tapi yang tidak terlihat datang.

Di situlah keunggulan Wilder, dia bukan petinju yang selalu aktif menyerang sejak awal tapi punya kemampuan untuk mengakhiri pertarungan dalam satu momen.

Berarti semakin di tekan dia tidak akan hancur malah bisa jadi lebih berbahaya.

Tetapi di tengah semua ketegangan itu kedua nya masih sempat bercanda, mereka tertawa saling melempar komentar ringan membuat suasana terlihat santai.

Mungkin kita masih bertanya tanya siapa yang akan memaksakan gaya bertarung nya lebih dulu?

Kalau Chisora berhasil masuk dan menekan sejak awal dia bisa membuat Wilder tidak kerepotan, tapi jika Wilder berhasil menemukan timing yang tepat, satu pukulan saja sudah tamat.

Itulah alasan kenapa banyak yang percaya pertarungan ini tidak akan berlangsung lama bukan karena salah satu dari mereka lemah tapi karena kedua nya punya gaya yang beresiko tinggi.

Prediksi penulis ini pertarungan yang sangat bergantung pada momen, bukan siapa yang lebih teknis tapi dia yang lebih cepat menemukan kelemahan.

Chisora punya keunggulan dalam tekanan dan daya tahan, dia petinju yang bisa terus maju tanpa peduli pukulan yang masuk, dalam beberapa pertarungan sebelum nya dia terbukti sulit di jatuhkan cepat bahkan saat menghadapi lawan dengan level tinggi.

Tapi gaya seperti itu juga beresiko besar ketika menghadapi petinju seperti Wilder.

Wilder hanya butuh satu pukulan, sejarah menunjukkan ketika pukulan itu kena hasil nya hampir selalu sama.

Kalau Chisora terlalu terbuka saat maju peluang Wilder untuk mendaratkan pukulan keras akan sangat besar itu bisa terjadi kapan saja termasuk di ronde pertama.

Namun jika Chisora berhasil menekan tidak memberi kesempatan untuk melepaskan pukulan jarak jauh situasi bisa berbalik.

Kemungkinan terbesar tetap mengarah ke kemenangan KO dan jika harus memilih peluang Wilder akan di angkat tangan nya oleh wasit karena faktor satu pukulan yang bisa mengakhiri.

Tapi bukan berarti Chisora tidak punya peluang malah dengan gaya nekat seperti yang dia janjikan bisa membuat pertarungan menjadi kacau.

#Chisora #Wilder #Kelasberat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top